Kesbangpol Gelar Lomba Karya Tulis 2025
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) membuka ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam dunia politik. Kesbangpol resmi menggelar Lomba Karya Tulis dan Debat 2025 bertema “Peran Pemuda dalam Politik” yang ditujukan bagi pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kota Balikpapan.
Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi menjelaskan kegiatan ini akan berlangsung pada 20–29 Oktober 2025 sementara pendaftaran ditutup pada 6 Oktober 2025 melalui tautan resmi (https://tiny.cc/LombaKesbangpol2025). Rencananya kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk menumbuhkan kesadaran politik di kalangan generasi muda.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Pemuda harus memahami bahwa politik bukan sesuatu yang kotor, melainkan sarana untuk memperjuangkan kebaikan bersama,” ujarnya, Jumat (26/09).
Sutadi menilai banyak anak muda yang masih apatis terhadap politik karena kurangnya pemahaman dan ruang untuk berdiskusi. Melalui kegiatan ini, Kesbangpol berharap lahir generasi kritis, berintegritas, dan berani menyuarakan gagasan positif untuk kemajuan daerah.
“Lewat lomba karya tulis dan debat ini, kami ingin melihat bagaimana anak muda Balikpapan memandang politik dari sudut pandang mereka sendiri. Kami yakin banyak ide segar dan cerdas yang bisa menginspirasi,” jelasnya.
Sutadi merincikan lomba ini terbagi dalam dua kategori utama, yaitu lomba karya tulis ilmiah dan debat politik pelajar. Peserta dapat mengikuti salah satu atau kedua kategori sesuai minat. Penilaian akan berfokus pada orisinalitas gagasan, kemampuan argumentasi, serta kedalaman analisis terhadap isu-isu politik dan kebangsaan. Di mana para juri yang terlibat berasal dari kalangan akademisi, jurnalis, dan praktisi politik untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif dan profesional.
Selain kompetisi, lanjut Sutadi, peserta juga akan mendapatkan sesi pembekalan dari narasumber berpengalaman tentang etika politik, peran pemuda dalam pemerintahan, serta strategi komunikasi publik. Dirinya menginginkan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan Kesbangpol sebagai bagian dari pembinaan kesadaran politik di kalangan pelajar.
“Kami mengajak seluruh sekolah di Balikpapan untuk aktif berpartisipasi. Kami ingin membentuk generasi yang paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Politik yang sehat harus dimulai dari pemuda yang cerdas dan berkarakter,” tuturnya.
Melalui ajang ini, tambah Sutadi, Pemkot Balikpapan berharap lahir generasi muda yang siap berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku perubahan yang membawa semangat demokrasi yang santun dan beradab. (man)
