PDAM Fokus Rawat Pipa

Balikpapan – Kondisi pipa jaringan yang rawan rusak membuat PDAM terus berusaha fokus memperbaiki jaringan pipa yang mendistribusikan air baku ke instalasi pengolahan air hingga ke pelanggan. Hal itu mengakibatkan agenda PDAM di tahun 2021 masih disibukkan dengan perbaikan pipa jaringan.

Humas PDAM Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo mencontohkan, kebocoran pipa yang sering terjadi di jaringan pipa air baku selalu mengakibatkan penurunan debit air yang dikirim dari waduk manggar ke IPAM Km. 8. Dimana berdasarkan laporan tim operator pada saat memproduksi air ditemukan kapasitas produksi di bawah 450 liter/ detik yang merupakan standar produksi air baku. Sehingga kemudian tim melakukan pengecekan ke pipa transmisi dan menemukan adanya kebocoran.

“Jadi kami sering melakukan perbaikan dengan target 1×24 jam bahkan lebih dengan mempertimbangkan kondisi kerusakan, waktu pengerjaan hingga proses normalisasi distribusi air ke pelanggan,” jelasnya.

Adapun soal dampaknya, lanjut Suryo, rata-rata mencapai 50% dari pelayanan distribusi air di Jalur Produksi IPAM Km.8 akan mengalami penghentian distribusi air. Sehingga melalui media massa, manajemen PDAM Kota Balikpapan terus menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas kegiatan ini yang diluar dari perencanaan dan tidak ada pemberitahuan lebih awal. Karena kerusakan tergolong bersifat Darurat dan harus segera dilakukan penanganan pada hari ini juga.

“Tim Tanggap Darurat Sumber Air Baku langsung bertindak cepat membuat galian pada jalur yang bocor dan mempersiapkan segala kebutuhan operasional untuk perbaikan pada hari ini, mohon doanya agar PDAM dapat menyelesaikan segera dan tidak ada kendala,” tutupnya. (*/humasPDAM)