PDAM Pastikan Stok Air Waduk Aman
Balikpapan – Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung PDAM Balikpapan memastikan keamanan stok air baku di 2 waduk. Kondisi ini membuat distribusi air ke pelanggan belum mengalami kendala yang berarti. Terkecuali pada daerah dengan jarak jauh dan kontur berbukit yang selama ini belum maksimal mendapatkan pasokan air.
Kepala Sub Bagian Layanan Pelanggan, Suryo Hadi Prabowo mengatakan debit air di kedua waduk itu yakni Waduk Manggar berkisar di level 10 meter dan level di Waduk Teritip sekitar 4 meter. Data ini menunjukkan kedua sumber air baku utama untuk PDAM kota minyak ini dalam posisi aman.
“Alhamdulillah posisi level waduk dalam keadaan aman. Semoga kita melalui Idul Fitri 1443 H tanpa jadwal gangguan air tak mengalir dan lainnya. Tetapi pelanggan tetap harus cermat dalam penggunaan air,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Suryo, level 10 meter di Waduk Manggar dan Teritip yang menyentuh posisi 4 meter mampu menjangkau kebutuhan maksimal air pelanggan selama 4-5 bulan. Perhitungan ini dengan perkiraan curah hujan masih normal. Namun saat musim kemarau dipastikan level ketinggian air waduk berkurang dan mempengaruhi volume produksi.
“Selain dari kedua waduk itu, pasokan air bersih pelanggan juga didukung dari 22 sumur yang aktif. Kemampuan suplai mencapai 5-30 liter per detik. Sumur tersebut mampu menopang kebutuhan air bersih di beberapa kawasan yang tidak terjangkau air dari Waduk Manggar,” tuturnya lagi.
Suryo mempersilahkan pelanggan yang mengalami kendala distribusi air saat lebaran untuk menghubungi PDAM. Nanti bisa droping, karena petugas selama libur Idul Fitri tetap ada yang bertugas. Mereka yang akan bertugas di jadwal libur bersama di Hari Raya Idul Fitri dengan pola 3 shift yaitu Shift Pagi, Shift Sore dan Shift Malam.
“Jadi nggak perlu risau dengan pasokan air PDAM khususnya menjelang Idul Fitri atau saat Idul Fitri. Untuk kegiatan administrasi akan libur dan dibuka kembali setelah jadwal libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H pada Hari Senin Tanggal 9 Mei 2022,” tambahnya. (yul)
