PDAM Perkirakan 2 Juta Kubik Air Terpakai di Bulan Ramadan
Balikpapan- Di bulan Ramadan bagi umat Islam tersebut, aktivitas masyarakat dipastikan jauh meningkat. Kebutuhan air pun demikian. Bukan hanya untuk ibadah dengan kebutuhan air wudhu, tetapi juga bagi ibu rumah tangga dalam menyiapkan masakan sahur dan berbuka puasa. Belum lagi, bagi pedagang pasar Ramadan yang menyiapkan jajanan dan makanan berbuka. Air menjadi kebutuhan vital.
Namun, warga Kota Minyak jangan khawatir. PDAM Balikpapan memastikan, sepanjang Ramadan hingga Idulfitri, tidak akan terjadi mati air. Bahkan distribusi ke pelanggan PDAM lancar. “Kami sudah siapkan tim pemantau dan pelaksana distribusi air,” kata Dirut PDAM Balikpapan, Haidir Effendi, kepada KanalKaltim.com, Senin (6/5).
Meski berusaha menjamin tidak ada penghentian distribusi terjadwal. Namun PDAM, berharap tidak ada kerusakan sambungan yang berpotensi terjadi mati air untuk membantu proses perbaikan.
Bagaimana dengan kebutuhan air bersih warga kota selama Ramadan nanti? Ditanya demikian, Haidir memperkirakan tidak ada peningkatan volume pemakaian air. Namun hanya terjadi perubahan waktu pemakaian saja. “Kalau di hari normal, biasanya saat jam 10 malam sudah sepi pengguna air. Di bulan Ramadan, justru di malam hari yang banyak pemakaian air karena aktivitas beribadah banyak di malam air,” bebernya.
Berdasarkan pengalaman di tahun lalu, Haidir menambahkan bahwa sekitar 2 juta kubik air PDAM akan digunakan masyarakat selama Ramadan untuk 98 ribu pelanggan warga Balikpapan. (zha)
