DPRD Dorong Penguatan Fungsi Dewas PTMB
Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melayangkan kritik terhadap efektivitas kinerja Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Para legislator menilai fungsi kontrol internal perusahaan plat merah tersebut masih jauh dari harapan masyarakat. Kritik ini mencuat seiring terus membanjirnya keluhan warga terkait kualitas dan distribusi air bersih. DPRD memandang Dewas belum menjalankan peran pengawasan secara optimal untuk menekan masalah operasional.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro, menyoroti lemahnya respons manajemen terhadap keluhan publik. Ia menegaskan bahwa kehadiran Dewas seharusnya menjadi benteng utama dalam menjaga standar pelayanan. Namun, realita di lapangan menunjukkan banyak warga yang masih berteriak kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
“Banyak keluhan masyarakat yang belum mendapatkan solusi. Ini menunjukkan fungsi pengawasan masih perlu diperkuat. Mash banyak persoalan teknis di lapangan yang menguap tanpa solusi konkret bagi pelanggan,” ujarnya, Selasa (07/04).
Budiono menyarankan perlunya pembenahan manajemen internal secara menyeluruh di tubuh PTMB. Ia menuntut penataan struktur organisasi yang bersih dan profesional sebagai langkah awal perbaikan. Penataan internal ini dianggap sebagai prasyarat mutlak sebelum PTMB melangkah ke tahap ekspansi besar-besaran.
Budiono juga mengingatkan perluasan layanan akan sia-sia jika fondasi manajemen di dalamnya masih rapuh. Tanpa pengawasan ketat dari Dewas, anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur justru berisiko tidak tepat sasaran.
“Pembenahan struktur organisasi agar bebas dari rangkap jabatan menjadi langkah penting. Kita harus pastikan manajemen fokus pada satu tanggung jawab besar saja,” tuturnya lagi.
DPRD, lanjut Budiono, meminta Dewas PTMB lebih proaktif dalam melakukan audit kinerja jajaran direksi. Fungsi pengawasan tidak boleh hanya bersifat administratif di atas kertas saja. Dewas harus turun langsung memantau perkembangan perbaikan jaringan pipa dan optimalisasi produksi air di waduk-waduk yang ada.
Langkah tegas ini bertujuan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap perusahaan penyedia air minum tersebut. DPRD berkomitmen terus mengawal setiap kebijakan yang keluar dari manajemen PTMB. Para wakil rakyat menginginkan adanya transparansi penuh mengenai kendala yang selama ini menghambat pelayanan air bersih. (man)
