Sukadamai Siapkan Bantuan Bergilir untuk Perkuat Ketahanan Pangan

KUTAI TIMUR – Pemerintah Desa Sukadamai, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menyiapkan dukungan bagi kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi warga.
Kepala Desa Sukadamai, Nurdin, mengatakan pemerintah desa berencana memberikan bantuan kepada dua kelompok setiap tahun. Penerima bantuan akan ditentukan berdasarkan kebutuhan kelompok masyarakat.
“Setiap tahun itu saya akan membantu dua kelompok. Dua kelompok itu tergantung dari kebutuhan,” kata Nurdin.
Ia menjelaskan bentuk bantuan tidak selalu sama. Kebutuhan kelompok dapat berupa pupuk, obat tanaman maupun kebutuhan lain yang menunjang aktivitas pertanian.
“Nanti kita lihat kebutuhannya, apakah mereka membutuhkan pupuk, obat tanaman atau kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Pola pemberian bantuan secara bergilir diterapkan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan bantuan kepada kelompok tidak terlalu kecil.
Nurdin mencontohkan apabila semua kelompok diberikan bantuan secara bersamaan, nilai yang diterima masing-masing masyarakat menjadi terbatas. Karena itu, pemerintah desa memilih memberikan bantuan kepada kelompok tertentu secara bergantian.
“Kalau semua kelompok diberikan sekaligus, nanti bantuannya sedikit-sedikit. Makanya kita gilir supaya lebih maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, mekanisme tersebut diharapkan membuat bantuan yang diterima kelompok menjadi lebih memadai dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian.
Program ketahanan pangan menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan sektor pertanian. Terlebih, Sukadamai juga menghadapi persoalan kekeringan yang berdampak terhadap sejumlah lahan pertanian.
Nurdin mengatakan pemerintah desa akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mekanisme bantuan dipahami bersama.
“Kita ingin bantuan ini benar-benar memberikan manfaat dan bisa membantu masyarakat mengembangkan kegiatan pertaniannya,” katanya.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan sekaligus membantu menjaga aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.(Adv/Kominfo/KK)
