Ardiansyah Sulaiman Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Adat Kutai Lewat Haul dan Olahraga Tradisional

KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya menjaga warisan adat dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Haul Jamak dan Ziarah Kubur Masyarakat Adat Kutai Sangatta di Rumah Adat Kutai, Jalan Ringroad RT 066, Desa Sangatta Utara, Jumat (9/10/2026).
Menurut Ardiansyah, kegiatan haul dan ziarah kubur tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga memiliki makna spiritual dan historis dalam menghormati para leluhur yang telah berjasa membangun kehidupan masyarakat.
“Ziarah dan haul ini memiliki makna mendalam sebagai sarana mendoakan para leluhur, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang telah berjasa meletakkan fondasi peradaban, nilai-nilai moral, serta kedamaian di Kutim,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menyampaikan, penghormatan kepada para pendahulu perlu terus dijaga agar nilai-nilai spiritual, moral, dan kebudayaan yang diwariskan tidak terputus di tengah perkembangan zaman. Karena itu, keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, diperlukan untuk memastikan tradisi adat tetap hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga membuka perlombaan olahraga tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Sejumlah permainan yang dipertandingkan meliputi menyumpit, gasing, logo, dan ketapel khas Kutim.
Menurutnya, perlombaan tersebut menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali kekayaan budaya daerah kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antargenerasi.
“Perlombaan olahraga tradisional ini diharapkan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya daerah,” kata Ardiansyah.
Ia turut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Kutim, lanjutnya, berkomitmen mendukung kegiatan adat dan budaya agar tetap lestari serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam almarhum Datuk Sampai bin Lohom di Jalan Guru Besar. Ziarah dilakukan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Drs. H. M. Arifin, M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat adat Kutai Sangatta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin Ustaz H. Munawir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kutim Jimmy, S.T., Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zainal Abidin, S.I.P., M.I.P., Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, S.T., Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, S.I.K., serta Teguh, S.H., yang mewakili Kejaksaan Negeri Kutim.
Hadir pula Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Drs. H. M. Arifin, M.Si., perwakilan Pengadilan Agama Ismail, S.H.I., M.H., dan Pemangku Adat Istiadat Kutai H. Kasmo Pital bersama masyarakat adat dan tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, nilai penghormatan kepada leluhur, kebersamaan, dan pelestarian budaya diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutim di tengah perkembangan daerah.(Adv/Kominfo/KK)
