Walikota Sebut Kesehatan Fondasi Indonesia Emas

Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengingatkan kualitas kesehatan masyarakat menjadi penentu masa depan bangsa. Ia menyampaikan hal itu dalam sambutan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang berlangsung di Balai Kota Balikpapan, Rabu (12/11).

Rahmad menilai pembangunan sektor kesehatan tidak bisa dipandang sebatas urusan medis. Tetapi sebagai pondasi bagi kemajuan ekonomi, pendidikan, dan daya saing bangsa. Menurutnya, hanya masyarakat yang sehat dan produktif yang dapat membawa Indonesia mencapai visi besar Indonesia Emas 2045.

“Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Tanpa masyarakat yang sehat, tidak mungkin kita memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Makanya perlu persiapan sedari sekarang lewat kebijakan kesehatan,” jelasnya.

Rahmad mengungkapkan, berdasarkan proyeksi nasional, sebanyak 84 juta anak Indonesia akan memasuki usia produktif pada tahun 2045. Kondisi ini, lanjutnya, menjadi momentum emas sekaligus tantangan besar bagi seluruh pemerintah daerah untuk memastikan kualitas kesehatan generasi muda saat ini.

“Dua dekade ke depan akan sangat menentukan arah bangsa ini. Karena itu, kita harus menyiapkan anak-anak dengan tubuh yang sehat, gizi yang cukup dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” tuturnya lagi.

Selain itu, Rahmad mengajak seluruh tenaga kesehatan di Balikpapan untuk menjadikan momentum HKN sebagai semangat memperkuat komitmen pelayanan publik yang berorientasi pada empati dan inovasi. Mengingat tenaga kesehatan merupakan garda terdepan yang memastikan warga tetap sehat dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

“Kita sudah melewati masa pandemi dengan banyak pelajaran. Kini saatnya kita membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh, adaptif dan berkelanjutan. Karena orientasi kita untuk generasi ke depan,” ucapnya.

Pemerintah, tambah Rahmad,  berkomitmen terus memperkuat program preventif dan promotif kesehatan. Termasuk kampanye gizi seimbang, pencegahan penyakit menular serta pengendalian lingkungan. Semua itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat Balikpapan yang sehat, produktif dan sejahtera.

“Kesehatan masyarakat hari ini adalah cermin masa depan bangsa. Kalau kita ingin Indonesia Emas, kita harus mulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat. Fokusnya harus dari sekarang agar ke depan tinggal menuai hasilnya,” pungkasnya. (man)