2.000 Pengguna Manfaatkan Aplikasi Kontengan

Balikpapan – Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan melaporkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan digital melalui aplikasi Kontengan. Lebih dari 2.000 pengguna aktif tercatat rutin memanfaatkan aplikasi ini untuk mengakses informasi dan melakukan pembayaran pajak daerah secara online.

Peningkatan penggunaan ini menunjukkan masyarakat semakin menerima layanan digital sebagai bagian dari kebutuhan administrasi modern. Aplikasi Kontengan hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan konsep pelayanan yang cepat, fleksibel dan dapat diakses dari mana saja tanpa harus datang ke kantor pajak daerah.

Kepala Sub Bidang Perencanaan BPPDRD Balikpapan, Sugi Suryatari mengatakan aplikasi Kontengan terus berkembang sebagai kanal layanan publik yang mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat. “Lebih dari 2.000 pengguna aktif sudah memanfaatkan Kontengan. Angka ini membuktikan bahwa masyarakat mulai beralih ke layanan digital yang lebih praktis dan efisien,” ujarnya, Senin (17/11).

Sugi menerangkan BPPDRD tidak hanya menghadirkan sebuah aplikasi tapi sebuah ekosistem layanan pajak yang ramah pengguna. Kontengan menyediakan beberapa opsi pembayaran digital untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Untuk pembayaran, pihak pengguna bisa memakai QRIS, kode bayar maupun virtual account.

“Intinya kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat bisa mengakses layanan ini dengan mudah. Jadi mereka tidak perlu repot atau habis waktu antre bayar pajak. Kan tinggal buka handphone dan akses aplikasi yang ada,” jelasnya.

Sugi menyebut fleksibilitas metode pembayaran menjadi faktor penting yang menarik minat masyarakat. Terutama bagi wajib pajak yang menginginkan proses cepat tanpa interaksi tatap muka. Sistem pembayaran non-tunai juga membantu pemerintah meningkatkan transparansi dan keamanan bertransaksi.

BPPDRD Balikpapan terus memperluas sosialisasi penggunaan aplikasi Kontengan, baik melalui media sosial, kunjungan ke kawasan permukiman, maupun kolaborasi dengan berbagai instansi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga dapat memahami cara menggunakan aplikasi serta mengetahui manfaatnya.

Sugi menambahkan pemanfaatan aplikasi Kontengan menjadi bagian dari strategi besar pemerintah kota dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan terbaik dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Kontengan menjadi bukti bahwa Balikpapan siap membangun sistem pelayanan pajak yang modern dan terintegrasi,” tambahnya. (man)