4 Siswa Balikpapan Lolos Paskibraka Provinsi
Balikpapan – Sebanyak empat siswa asal Kota Balikpapan terpilih dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025 tingkat Provinsi Kaltim. Keempat siswa tersebut berasal dari sekolah berbeda, yakni Fathan Adi Ardani (SMA Negeri 7 Balikpapan), Ahmad Thariq El-Shirazy (SMA Negeri 9 Balikpapan), Pramudita Marta Andhabuwana (SMA Negeri 1 Balikpapan) dan Berlianeza Mejida (MAN Balikpapan).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pembina dan tim seleksi. Karena mereka telah mencurahkan tenaga dan waktu dalam membimbing para siswa. Ia juga mendorong para anggota terpilih untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum pembelajaran dan pengembangan diri.
“Kami percaya mereka adalah pemuda terbaik. Jadi ini kesempatan belajar, menempa diri dan berkontribusi untuk Balikpapan. Karena mereka menjadi perwakilan kota minyak saat pengibaran bendera di Provinsi Kaltim,” ujarnya, Sabtu (19/07).
Selain itu, lanjut Sutadi, pihaknya juga menetapkan 39 siswa sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025 di Balikpapan. Pengumuman ini menjadi penanda penting atas keberhasilan proses seleksi panjang dan ketat yang telah berlangsung sejak awal tahun. Sebanyak 39 siswa akan bertugas di tingkat kota, sementara empat siswa terpilih mewakili Balikpapan di provinsi Kalimantan Timur.
“Mereka adalah simbol generasi tangguh, disiplin dan cinta tanah air. Teruslah berlatih dengan semangat, jaga sikap dan nasionalisme. Latihan ini harus menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat semangat persatuan dan tangguh,” jelasnya.
Proses pembentukan anggota Paskibraka, menurut Sutadi, mencerminkan komitmen daerah dalam menyiapkan pemuda berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan. Ia menegaskan keterlibatan siswa dalam Paskibraka bukan sekadar bagian dari upacara kenegaraan. Melainkan sebuah perjalanan pendidikan karakter.
“Jadi Paskibraka bukan hanya soal kesiapan fisik untuk mengibarkan bendera. Kan di situ menyangkut pembinaan karakter dan jiwa nasionalisme. Kami ingin proses latihan menumbuhkan nilai-nilai dasar kebangsaan di tengah para siswa,” tuturnya lagi.
Sutadi menargetkan seluruh tahapan pelatihan berjalan lancar hingga puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025. Para anggota Paskibraka akan mengemban tugas mulia sebagai pengibar bendera pusaka dengan penuh kehormatan, tanggung jawab dan kebanggaan atas nama bangsa. (man)
