Pemkot Cegah Warga Terprovokasi

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan menyerukan ajakan kepada masyarakat untuk tetap tenang di tengah merebaknya aksi penyampaian aspirasi di sejumlah daerah. Pemkot menekankan pentingnya menjaga kondusifitas kota dengan mengedepankan peran aktif semua lapisan masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi mengatakan bahwa masyarakat tidak boleh lengah terhadap potensi provokasi. Ia mengingatkan agar warga tidak terjebak dalam informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Khususnya pemberitaan di media sosial yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau warga Balikpapan agar tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Kondisi aman dan damai adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (01/09).

Untuk itu, lanjut Sutadi, pemerintah menekankan peran penting RT, LPM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemuka agama. Agar mereka terlibat aktif dalam meredam potensi gejolak di tengah masyarakat. Ia menyebut, figur lokal memiliki pengaruh kuat untuk menjaga suasana tetap kondusif dan damai.

“Tokoh-tokoh di lingkungan masyarakat harus tampil di depan untuk menenangkan warganya. Mereka bisa memberikan pemahaman agar jangan sampai ada yang terseret arus informasi menyesatkan,” lanjutnya.

Menurut Sutadi pihaknya juga meminta organisasi kemasyarakatan turut aktif mengedukasi anggotanya. Di mana mereka bisa berkontribusi tidak hanya menggerakkan kegiatan sosial tetapi juga dalam menjaga keamanan wilayah. Salah satunya kepada kalangan pelajar. Agar siswa tidak ikut terlibat dalam aksi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami tidak ingin pelajar ikut-ikutan dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan dunia pendidikan mereka. Mereka harus fokus belajar, bukan terprovokasi ikut aksi di jalan. Tugas mereka belajar bukan beraksi. Ini yang harus mereka pahami,” jelasnya.

Saat ini, tambah Sutadi, anak-anak muda sangat mudah terpengaruh oleh ajakan di media sosial. Karena itu, peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam mengarahkan mereka agar tetap berkegiatan positif. Sehingga pemerintah mengeluarkan imbauan preventif untuk memastikan stabilitas Balikpapan tetap terjaga.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga kedamaian bersama. Dengan kebersamaan, kita bisa wujudkan Balikpapan yang aman, damai dan kondusif. Mari saling mengingatkan dan mendukung agar kota kita tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua,” tambahnya. (man)