Walikota Dukung Peremajaan Pipa PDAM

Balikpapan – Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, meminta PDAM yang ini berganti nama jadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung segera melakukan peremajaan pipa. Permintaan tersebut untuk mengatasi gangguan kebocoran pipa distribusi air ke pelanggan yang sering terjadi. Dimana penyebab utama terjadi pada usia pipa yang sudah tua dan posisinya yang masuk ke badan ruas jalan.

Rahmad mengatakan pihaknya masih menunggu hasil perhitungan biaya peremajaan pipa PDAM. Apalagi perkiraan biaya yang bakal dikeluarkan cukup besar. Karena 90% pipa distribusi milik operator air di kota minyak ini sudah beroperasi sejak puluhan tahun. Bahkan posisi pipa yang dulu di tepi kini berpindah ke tengah karena perluasan ruas jalan.

“Pipa kita memang tua. Jelas wajib ganti dan memang harus ada peremajaan pipa PDAM kita yang sudah puluhan tahun. Itu juga yang sering kita bahas teknisnya dengan PDAM,” ujarnya kepada wartawan.

Untuk saat ini, lanjut Rahmad, pihaknya perlu berhitung terhadap anggaran peremajaan pipa secara bertahap. Mengingat keterbatasan dana jelas menjadi hambatan penggantian secara menyeluruh. Apalagi pipa yang kerap bocor akan mengganggu pelayanan air bersih ke warga.

“Tentu itu membutuhkan biaya besar. Makanya PDAM sebagai perusahaan harus berhitung berapa cost yang keluar. Berapa pemasukan yang ada. Nanti dihitung apa bisa menutupi biaya ganti pipa dari situ,” tuturnya lagi.

Menurut Rahmad, pihaknya cukup banyak menerima keluhan dari warga terkait kebocoran pipa yang berakibat penghentian distribusi air. Namun dirinya juga meminta mereka bersabar mengingat kebutuhan anggaran infrastruktur pipa sangat besar. Sehingga pemerintah bersama PDAM sedang mencari solusi bersama-sama.

“Makanya kami memerlukan gambaran instalasi pipa yang ada dan bagaimana kondisinya. Setelah gambaran itu jelas tentu kita akan mencari solusinya sama-sama. Ini juga dalam upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan,” tambahnya. (*/ana)