BPBD Ingatkan Bahaya Kebakaran

Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran. Baik di lingkungan permukiman maupun gedung perkantoran. Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali mengatakan keselamatan bukanlah hasil kebetulan tetapi buah dari kewaspadaan bersama.

“Kami terus mengingatkan warga untuk memeriksa instalasi listrik, tidak menumpuk stop kontak, serta memastikan kompor dan peralatan elektronik dimatikan setelah digunakan. Itu harus menjadi kesadaran kita semua,” ujarnya, Jumat (07/11).

Menurut Usman, satu percikan api kecil bisa berujung pada bencana besar jika masyarakat mengabaikan prinsip dasar keselamatan. Khususnya wilayah padat penduduk yang tentu menyulitkan proses pemadaman. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan kesiapan alat pemadam di setiap rumah dan kantor.

“Jangan tunggu kebakaran terjadi baru bertindak. Setiap rumah idealnya memiliki alat pemadam api ringan (APAR) dan seluruh anggota keluarga memahami cara penggunaannya. Jadi bisa melakukan tindakan pemadaman awal,” katanya.

Untuk itu, lanjut Usman, pemerintah melalui BPBD Kota Balikpapan terus mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan. Mengingat potensi kebakaran di gedung dan permukiman bisa terjadi kapan saja. Maka perlu peningkatan kewaspadaan dari semua pihak. Terutama warga yang bisa memulai dari diri sendiri melalui langkah pencegahan sederhana.

“Balikpapan dikenal sebagai kota tangguh bencana. Semangat ini harus dijaga melalui tindakan nyata. Mulai dari hal kecil di rumah, seperti memeriksa kabel, menata stop kontak, hingga menyiapkan jalur evakuasi,” tuturnya lagi.

Usman juga mengajak seluruh masyarakat, pengelola gedung dan pemilik usaha untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ia menilai, tanggung jawab mencegah kebakaran bukan hanya milik pemerintah. Namun sudah menjadi kewajiban bersama seluruh warga kota minyak.

Ia juga menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait untuk memperkuat sistem deteksi dini di kawasan padat penduduk dan gedung bertingkat. Langkah itu diharapkan dapat mempercepat respon jika insiden kebakaran terjadi.

“Intinya konsisten. Kita mulai dari langkah sederhana. Karena memang keselamatan itu bukann kebetulan. Mari kita jaga Balikpapan tetap aman, tangguh, dan bebas dari kebakaran,” tambahnya. (man)