BPJS dan Seragam Sekolah Gratis Dipastikan Tetap Berlanjut

Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan memastikan sejumlah program prioritas tetap berjalan, meskipun pemerintah pusat melakukan penyesuaian anggaran yang turut berdampak pada daerah. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa layanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat merupakan komitmen yang tidak akan dikurangi, terutama program yang berkaitan dengan jaminan kesehatan dan pendidikan.

Bagus menjelaskan, dua program utama—BPJS Kesehatan Kelas 3 gratis bagi masyarakat dan seragam sekolah gratis bagi peserta didik—tetap menjadi kewajiban pemerintah kota untuk dipenuhi. Menurutnya, kedua program tersebut merupakan bagian dari pelayanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat dan tidak boleh terhambat oleh perubahan kondisi anggaran.

“Untuk BPJS Kesehatan, terutama kelas 3, tetap berjalan seperti biasa. Begitu pula dengan penyediaan seragam sekolah bagi anak-anak, tetap kami sediakan. Ini merupakan kebutuhan dasar dan tidak boleh dihentikan,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurana di Grand Senyiur Balikpapan, Selasa (19/11/2025).

Selain layanan kesehatan dan pendidikan dasar, Pemkot Balikpapan juga terus mengupayakan agar program beasiswa bagi pelajar tetap berlanjut. Bagus mengakui bahwa program tersebut kini masih berada dalam masa transisi, terutama dalam hal penyesuaian anggaran dan mekanisme penyaluran. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk menyalurkan beasiswa sesuai kemampuan fiskal daerah.

“Tahun ini kami tetap mengupayakan pemberian beasiswa. Mungkin jumlahnya disesuaikan, tetapi tetap kami salurkan. Untuk program yang lebih besar, pembahasannya masih kami lanjutkan bersama DPRD,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa prioritas pembangunan daerah tetap mengacu pada visi dan misi Pemerintah Kota Balikpapan. Beberapa sektor penting seperti pelayanan kesehatan, penanganan banjir, serta peningkatan kualitas pelayanan publik akan tetap menjadi fokus utama meskipun terjadi penyesuaian di tingkat nasional.

“Prioritas kami yang berkaitan dengan visi dan misi tetap kami jalankan. Pelayanan kesehatan, penanganan banjir, hingga pelayanan publik yang bersih dan berkualitas tetap menjadi fokus. Memang belum dapat maksimal sepenuhnya, tetapi kami mendahulukan kondisi paling mendesak yang membutuhkan penanganan segera,” tegasnya.

Bagus menambahkan, pemerintah daerah harus tetap adaptif terhadap dinamika fiskal nasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat tetap dapat merasakan manfaat dari program-program dasar pemerintah, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun pelayanan publik lainnya.

Dengan adanya komitmen tersebut, Pemkot Balikpapan memastikan bahwa upaya mewujudkan pelayanan yang adil, merata, dan berkelanjutan akan terus dilaksanakan, sekalipun ruang fiskal mengalami penyesuaian. (man)