BPPDRD Genjot Penggunaan Aplikasi Kontengan
Balikpapan – Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan terus memperkuat transformasi digital dengan mendorong pemanfaatan aplikasi “Kontengan” sebagai platform pembayaran pajak daerah. Langkah ini menegaskan upaya pemerintah kota menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Aplikasi “Kontengan” hadir sebagai solusi digital yang memungkinkan masyarakat mengakses informasi dan melakukan pembayaran pajak secara online tanpa batasan waktu dan lokasi. Masyarakat tidak lagi harus mengantre di kantor layanan atau menyesuaikan waktu dengan jam operasional pemerintah.
Kepala Sub Bidang Perencanaan BPPDRD Balikpapan, Sugi Suryatari mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan. “Kami mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi Kontengan karena platform ini kami rancang untuk mempermudah proses pembayaran pajak. Warga dapat membayar kapan saja dan di mana saja dengan akses yang aman dan praktis,” ujarnya, Senin (17/11).
Sugi menjelaskan pemerintah kota ingin memastikan seluruh layanan publik bergerak menuju sistem yang lebih efisien. Implementasi aplikasi ini mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan pengalaman layanan yang lebih ringkas dan hemat waktu. Masyarakat dapat mengunduh aplikasi tersebut, melakukan pendaftaran, memeriksa tagihan pajak, hingga menyelesaikan pembayaran hanya dalam beberapa langkah.
“Transformasi digital menjadi keharusan. Melalui Kontengan, kami ingin memastikan pelayanan pajak tidak hanya cepat tapi juga transparan dan akuntabel. Masyarakat tinggal pakai handphone untuk bayar pajak yang jadi kewajibannya,” jelasnya.
BPPDRD, lanjut Sugi, juga terus melakukan sosialisasi, baik melalui media digital maupun kegiatan tatap muka, untuk memastikan masyarakat memahami cara menggunakan aplikasi tersebut. Pemerintah kota berharap penetrasi layanan digital ini terus meningkat sehingga potensi penerimaan daerah dapat mencapai hasil yang lebih optimal.
Sugi menilai pemanfaatan teknologi akan menjadi fondasi penting dalam peningkatan kualitas layanan publik di masa depan. Di mana hadirnya aplikasi “Kontengan” bisa membuat masyarakat semakin sadar dan disiplin dalam memenuhi kewajiban pajak daerah. Langkah ini tidak hanya mempercepat proses pelayanan, tetapi juga memperkuat kontribusi masyarakat dalam pembangunan kota.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan pelayanan yang modern, terintegrasi, dan sesuai perkembangan zaman. Kontengan menjadi bukti bahwa Balikpapan siap bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih digital,” tambahnya. (man)
