Dalam Suasana COVID-19, TMMD ke-108 Kodim 0909/Sangatta Resmi Dibuka
Kutai Timur – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim 0909/Sangatta Tahun 2020 yang dipusatkan di Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Selasa (30/6) kemarin, secara resmi dibuka oleh Bupati Kutim, Ismunandar. Namun, acara pembukaan TMMD ke-108 kali ini sangat jauh dari kata meriah, mengingat masih dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Sehingga acara dilaksanakan secara sangat sederhana, dengan tidak adanya gelar pasukan peserta TMMD, serta tetap diterapkannya protokol kesehatan. Seperti, setiap peserta undangan diwajibkan mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk ke lokasi acara, dilakukan pengukuran suhu tubuh dan penerapan physical distancing dengan mengatur kursi tempat duduk undangan.
Komandan Kodim 0909/Sangatta, Letkol CZI Pabate dalam laporannya menyebutkan jika pada pelaksanaan TMMD ke-108 di Kecamatan Kaliorang kali ini akan dipusatkan pada dua desa, yaitu Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan, dengan dua target kegiatan yang akan diselesaikan, yakni kegiatan fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik, selama sebulan kedepan pihaknya menargetkan penyelesaian beberapa proyek pembangunan infrastuktur serta fasilitas umum dan sosial. Seperti, pembangunan jalan pendekat sepanjang 2,3 kilometer yang menyambungkan antara Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan, termasuk pembangunan jembatan, rehab musholla dan rumah layak huni (RLH).
“Kami akan membangun jalan penghubung antara Desa Bangun Jaya dengan Desa Bukit Harapan. Panjang jalan pendekat ini lebih kurang 2,3 kilometer. Jadi, jika selama ini masyarakat dari Desa Bukit Harapan yang ingin ke Desa Bangun Jaya untuk ke pasar atau ke Puskesmas, atau anak sekolah yang ingin bersekolah di Desa Bangun Jaya, tidak perlu jauh-jauh lagi jalan memutar, namun cukup melalui jalan pendekat dan bisa lebih menghemat waktu tempuh. Kemudian kami juga membangun jembatan kayu penyeberangan antara kedua desa tersebut, dengan panjang 30 meter dan lebar 4 meter. Selain itu juga ada rehab musholla dan satu unit rumah layak huni. Kami targetkan sebelum akhir bulan Juli mendatang, seluruh pekerjaan fisik ini telah rampung,” jelas Pabate.
Sementara untuk kegiatan non fisik, dalam kegiatan TMMD kali ini juga dilakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pertanian, penyuluhan kesehatan terutama terkait COVID-19 dan juga pembagian paket sembako.
“Untuk kegiatan non fisik, kami melaksanakan berbagai penyuluhan, seperti penyuluhan pertanian, penyuluhan kesehatan terutama yang berkaitan dengan kondisi pandemi COVID-19, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat, yang merupakan kolaborasi dari Dinas Sosial Kutim, Polres Kutim dan TNI. Pada tahap pertama ini, paket sembako yang kami serahkan sebanyak 200 paket,” ujar Dandim Pabate.
Sementara itu, Bupati Kutim Ismunandar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap TNI-AD, khususnya Kodim 0909/Sangatta melalui program TMMD. Menurut Ismu, melalui TMMD banyak kemudahan-kemudahan yang didapatkan masyarakat. Seperti kemudahan dan manfaat yang diperoleh dari pembangunan jalan pendekat dan jembatan penghubung antara Desa Bukit Harapan dengan Desa Bangun Jaya.
“Melalui TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa, red) banyak manfaat dan kemudahan yang diperoleh masyarakat, dimana TMMD tersebut dilaksanakan. Seperti di Kecamatan Kaliorang ini, adanya pembangunan jalan pendekat dan jembatan penghubung antara Desa Bukit Harapan dengan Desa Bangun Jaya. Maka ada kemudahan akses yang akan dirasakan masyarakat. Termasuk dalam rehab musholla dan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu,” ujar Ismu.
Lanjut Ismu, meski masih dalam masa pandemi COVID-19, kegiatan dan program TMMD ke-108 ini masih bisa terlaksana. Dirinya juga berterimakasih atas keterlibatan masyarakat Kaliorang, yang mau terlibat dan bergotongroyong membantu tim TMMD. Hal ini menunjukkan jika ada keharmonisan dan kekompakan antar masyarakat Kaliorang.
“Saya dengar tadi dari laporan yang dibacakan (Dandim Pabate, red), ada lebih kurang 500 orang masyarakat yang ambil bagian membantu dan bergotongroyong bersama Satgas (Satuan Tugas, red) TMMD. Ini menandakan jika masyarakat Kaliorang masih “Guyub” dan harmonis. Semoga kondisi kekeluargaan ini terus terjaga. Sekali lagi, atas nama Pemerintah Kutim, saya berterimakasih kepada Kodim 0909/Sangatta sebagai Komandan Satgas TMMD ke-108 di Kutim,” ucap Ismu. (ibn)
