Dewan Usulkan Bus Bacitra Berbasis Listrik
Balikpapan – Komisi III DPRD Kota Balikpapan mendorong perubahan besar pada armada Balikpapan City Trans atau Bacitra. Pihak legislatif menginginkan bus kebanggaan warga ini segera beralih menggunakan energi listrik. Langkah ini bertujuan memutus ketergantungan transportasi publik terhadap bahan bakar fosil. Peralihan ke energi hijau menjadi krusial seiring rencana pengalihan pengelolaan bus dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kota Balikpapan.
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung menilai Balikpapan harus menjadi pelopor transportasi bersih di Kalimantan Timur. Pihak DPRD memandang penyerahan pengelolaan bus kepada daerah sebagai momentum untuk melakukan perubahan spesifikasi armada. Transisi ini mencerminkan semangat Balikpapan dalam mendukung konsep kota berkelanjutan.
“Kami sangat berharap ke depan armada ini dapat bertransformasi menggunakan energi ramah lingkungan. Bus listrik adalah jawaban tepat untuk mengurangi polusi udara. Kan biaya operasional juga terpangkas,” ujarnya, Jumat (13/03).
Wahyullah menyebut penggunaan bus listrik akan menekan biaya operasional dalam jangka panjang. Penghematan bahan bakar ini nantinya dapat mengalihkan anggaran untuk peningkatan fasilitas transportasi lainnya. Selain itu, bus listrik memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang karena suara mesin yang jauh lebih senyap.
“Kami minta Pemerintah Kota Balikpapan bisa merealisasikan rencana tersebut. Komisi III jelas siap mendukung. Yakni dengan mendukung penyiapan infrastruktur pendukung. Mulai halte hingga stasiun pengisian baterainya,” jelasnya.
Menurut Wahyullah ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik menjadi agenda utama dalam peta jalan transportasi kota ke depan. Dirinya meyakini warga lokal sangat mendukung inovasi ini. Kehadiran bus listrik akan memperkuat citra Balikpapan sebagai kota modern yang peduli terhadap lingkungan.
“Intinya bukan hanya peralihan jenis transportasi. Kita juga lihat sisi positif dari lingkungan. Emisi buangan dari kendaraan bisa ditekan. Kan itu bagian dari komitmen menjaga kualitas hidup warga kita,” tuturnya lagi.
DPRD, tambah Wahyullah, akan terus mengawal proses transisi ini hingga bus listrik benar-benar meluncur di jalanan kota. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembaruan sistem transportasi publik ini. Sehingga program pemerintah pusat itu menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. (man)
