DPRD Dorong Pemanfaatan Kembali Bandara Lama

Balikpapan – Komisi III DPRD Kota Balikpapan menggagas pemanfaatan kembali kawasan bandara lama. Pihak legislatif menginginkan optimalisasi lahan tersebut agar tidak sekadar menjadi aset diam. Langkah strategis ini bertujuan menghidupkan kembali denyut ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat di wilayah tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung, memandang kawasan terminal lama memiliki potensi luar biasa. Ia melihat peluang besar untuk menyulap area tersebut menjadi wadah produktif. Maka dirinya mengusulkan pemanfaatan kawasan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami ingin kawasan ini memberi dampak nyata bagi warga. Bayangan saya, itu bisa menjadi pusat kegiatan UMKM. Bisa juga kita kembangkan jadi museum kota. Ada banyak ide yang bisa muncul jika kawasan itu boleh dibuka,” ujarnya, Jumat (13/03).

Wahyullah mengatakan gagasan museum kota ini muncul bukan tanpa alasan. Ia menilai Balikpapan membutuhkan ruang edukasi yang representatif. Museum tersebut nantinya berfungsi menceritakan sejarah panjang perkembangan kota minyak kepada generasi muda. Bahkan bisa menjadi pusat studi Sejarah bagi berbagai kalangan.

Langkah ini sekaligus menjawab tantangan kebutuhan ruang publik di Balikpapan. Transformasi bandara lama akan menciptakan ekosistem baru yang memadukan sektor ekonomi dan budaya. Wisatawan yang datang tidak hanya berbelanja produk lokal, tetapi juga belajar sejarah kota di lokasi yang sama.

“Kami akan menunggu respon dan koordinasi dari pihak terkait. Sayang sekali aset ini sudah terdiam cukup lama. Kami siap kawal rencana ini dalam kajian yang lebih nyata. Kan ada dampak positif yang banyak kalau ini bisa beroperasi lagi,” jelasnya.

Menurut Wahyullah, integrasi antara pusat UMKM dan museum kota bakal meningkatkan daya tarik kawasan secara signifikan. Selain memutar roda ekonomi kerakyatan, proyek ini juga menjaga warisan sejarah Balikpapan. Kawasan yang dulunya sibuk dengan jadwal penerbangan kini bersiap menyambut era baru sebagai pusat kreativitas warga.

“Ya kami tentu optimis proyek ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Intinya ada dukungan dan sinergi semua pihak. Jadi wajah bandara lama segera berubah menjadi simbol kemajuan ekonomi kreatif,” tambahnya. (san)