DPRD Soroti Efektivitas Anggaran Penertiban Satpol PP
Balikpapan – Komisi II DPRD Kota Balikpapan menyoroti efektivitas penggunaan anggaran dalam kegiatan penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). DPRD menilai anggaran yang telah dialokasikan selama ini belum memberikan hasil nyata di lapangan.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, mengatakan evaluasi terhadap program penertiban perlu dilakukan secara serius. Menurut dia, berbagai kegiatan yang dijalankan belum mampu menyelesaikan persoalan ketertiban umum secara maksimal.
“Hasilnya belum kelihatan. Artinya ini kembali ke kepemimpinan. Tidak ada ketegasan. Program ada, anggaran ada, tapi hasilnya tidak terlihat,” ujarnya, Sabtu (09/05).
Taufik menilai penggunaan anggaran harus sejalan dengan capaian kinerja yang jelas. DPRD tidak ingin program penertiban hanya berjalan secara administratif tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Taufik, Satpol PP memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban umum dan menegakkan peraturan daerah di Kota Balikpapan. Karena itu, setiap program yang dijalankan harus memiliki arah yang jelas dan dapat diukur hasilnya.
Ia menyebut DPRD masih menerima berbagai keluhan masyarakat terkait persoalan ketertiban di sejumlah kawasan kota. Kondisi tersebut menunjukkan penanganan di lapangan belum berjalan optimal meski dukungan anggaran telah tersedia.
“Kalau anggaran sudah diberikan, tentu masyarakat berharap ada perubahan yang bisa dirasakan langsung,” jelasnya.
Komisi II DPRD Kota Balikpapan juga menilai persoalan utama bukan hanya pada program, tetapi pada pelaksanaan dan ketegasan dalam menjalankan aturan. Menurut dia, keberhasilan penertiban sangat bergantung pada kepemimpinan dan konsistensi aparat dalam melakukan pengawasan.
Taufik meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program penertiban yang telah berjalan selama ini. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui kendala di lapangan sekaligus memperbaiki pola kerja ke depan.
Selain itu, DPRD juga mendorong agar penggunaan anggaran dilakukan secara lebih tepat sasaran dan fokus pada kegiatan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Setiap program yang dijalankan harus memiliki target yang jelas serta indikator keberhasilan yang terukur.
“Kami ingin program yang dijalankan tidak hanya habis di kegiatan, tetapi juga menghasilkan perubahan nyata di lapangan,” tutup politisi PKB tersebut. (san)
