DPRD Suarakan Antisipasi Kebutuhan Lahan Pemakaman
Balikpapan – Komisi III DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah daerah segera mengantisipasi meningkatnya kebutuhan lahan pemakaman seiring pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Balikpapan. DPRD menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena ketersediaan lahan pemakaman di sejumlah wilayah kota sudah semakin terbatas.
Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, mengatakan pemerintah harus mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk memastikan kebutuhan lahan pemakaman masyarakat tetap terpenuhi di masa mendatang.
“Kami meminta pemerintah mengantisipasi pertumbuhan jumlah penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan lahan pemakaman. Karena faktanya, ketersediaan lahan pemakaman sudah sangat terbatas,” ujarnya, Sabtu (09/05).
Yusri menjelaskan, pertumbuhan penduduk yang terus meningkat akan berpengaruh langsung terhadap kebutuhan fasilitas umum, termasuk tempat pemakaman umum. Jika tidak diantisipasi sejak sekarang, pemerintah dikhawatirkan akan menghadapi kesulitan dalam menyediakan lahan di masa depan.
Menurut Yusri, beberapa kawasan pemakaman di Balikpapan saat ini sudah mendekati kapasitas maksimal. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu segera melakukan pemetaan kebutuhan lahan dan menyiapkan lokasi baru yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
Ia menilai persoalan pemakaman tidak boleh dianggap sebagai masalah kecil karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, perencanaan penyediaan lahan harus masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
“Pemerintah harus memiliki perencanaan yang matang agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan lahan pemakaman di kemudian hari,” lanjutnya.
Komisi III DPRD Kota Balikpapan juga meminta pemerintah memperhatikan kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan pemakaman. Selain ketersediaan lahan, akses jalan dan fasilitas penunjang lainnya dinilai perlu menjadi perhatian agar pelayanan kepada masyarakat berjalan baik.
Yusri menyebut pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menyusun kebijakan terkait penyediaan lahan pemakaman. Langkah tersebut penting agar proses perencanaan, pembebasan lahan, hingga pengelolaan kawasan dapat berjalan lebih efektif.
Selain itu, DPRD menilai pertumbuhan Kota Balikpapan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara juga akan memengaruhi peningkatan jumlah penduduk dalam beberapa tahun ke depan. Kondisi tersebut diperkirakan akan berdampak pada semakin tingginya kebutuhan fasilitas publik, termasuk tempat pemakaman umum.
“Kami ingin pemerintah tidak menunggu sampai lahan benar-benar habis. Perencanaan harus dilakukan dari sekarang,” tambah politisi Golkar tersebut. (san)
