Komisi II Kawal Stok Pangan Lebaran
Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan bergerak cepat mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat pada Ramadan dan lebaran tahun ini. Komisi II kini memperketat pengawasan terhadap seluruh jaringan ritel modern di kota minyak. Langkah proaktif ini bertujuan menjamin stabilitas stok bahan pokok dan mencegah permainan harga di pasaran.
Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman meminta para pelaku usaha ritel menunjukkan komitmen nyata dalam melayani kebutuhan warga. Karena kelancaran pasokan pangan menjadi prioritas utama demi menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadan hingga hari raya.
Taufik mengingatkan ritel memiliki peran krusial dalam rantai distribusi pangan di Balikpapan. Ia tidak ingin melihat adanya antrean panjang atau rak-rak kosong pada komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan gula. Pihak legislatif akan terus memantau gudang-gudang penyimpanan secara berkala.
“Kami menekankan kepada seluruh ritel agar benar-benar menjamin ketersediaan bahan pokok bagi warga Kota Balikpapan sampai Idul Fitri. Jangan sampai terjadi kelangkaan atau lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (05/03).
Taufik juga mengingatkan para pengusaha ritel untuk memperkuat manajemen logistik mereka. Ia menilai, efisiensi distribusi menjadi kunci utama dalam menekan kenaikan harga yang kerap terjadi setiap tahun. Komisi II siap bertindak tegas jika menemukan praktik penimbunan yang sengaja memicu keresahan warga.
DPRD Balikpapan juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong berlebihan. Apalagi koordinasi antara pemerintah kota, DPRD, dan penyedia jasa ritel tetap solid. Pengawasan ketat ini akan berlangsung secara berkelanjutan hingga masa libur lebaran usai.
“Kita terus pantau pergerakan harga di lapangan. Sudah ada koordinasi dengan dinas terkait. Jadi harga yang ada di rak ritel harus sesuai saat di kasir. Ini juga menuntut ketelitian pembeli. Jadi hak konsumen jelas terlindungi,” tuturnya lagi.
Taufik menambahkan memastikan ketersediaan stok merupakan bentuk tanggung jawab legislatif dalam menjaga kesejahteraan sosial. Komisi II berharap seluruh elemen usaha mendukung terciptanya ekosistem perdagangan yang sehat dan transparan. Di mana ketersediaan pangan yang terjamin, warga dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. (san)
