DPRD Dukung Kelanjutan RSIA Sayang Ibu
Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan memberikan lampu hijau bagi kelanjutan proyek Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu. Meski demikian, legislator memberikan catatan penting agar pemerintah tidak terburu-buru sebelum membereskan seluruh karut-marut administrasi sebelumnya.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menyebut dukungan parlemen terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan warga. Namun, ia mensyaratkan evaluasi total terhadap penggunaan anggaran tahun 2024 sebagai langkah awal sebelum memulai babak baru.
Sikap ini bertujuan untuk memastikan proyek strategis di Balikpapan Barat tersebut tidak tersangkut masalah hukum di masa depan. Dewan menginginkan fasilitas kesehatan ini berdiri di atas fondasi perencanaan dan penggunaan anggaran yang benar-benar bersih.
“Kami mendorong agar pembangunan RSIA Sayang Ibu tetap berlanjut. Namun, kami memberikan catatan keras bahwa seluruh persoalan sebelumnya wajib selesai seratus persen terlebih dahulu,” ujarnya, Senin (04/05).
Yono menyoroti pentingnya audit menyeluruh terhadap fase pembangunan yang sempat terhenti. Ia meminta instansi terkait membedah kembali penyebab kegagalan proyek pada periode sebelumnya agar tidak terulang kembali. Fokus utama DPRD saat ini tertuju pada akuntabilitas penggunaan dana publik.
“Kami ingin pembangunan tetap berjalan, tapi harus bersih dari masalah. Jangan sampai pemerintah melanjutkan proyek ini, sementara persoalan lama masih menggantung dan belum tuntas,” jelasnya.
Menurut Yono pihaknya meminta pemerintah kota memastikan seluruh kewajiban kontraktor lama. Termasuk pengembalian dana ke kas daerah sebelum membuka lelang baru. Karena keterbukaan proses evaluasi ini sangat vital untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Ia menilai warga Balikpapan Barat sangat menantikan kehadiran rumah sakit tersebut.
“Evaluasi penggunaan anggaran 2024 menjadi kunci utama. Kami akan memperhatikan setiap detail pengeluaran hingga alasan penghentian proyek kemarin agar semuanya menjadi terang benderang,” tuturnya lagi.
DPRD Balikpapan berjanji akan mengawal ketat setiap tahapan transisi menuju kelanjutan proyek ini. Yono meminta dinas terkait segera memaparkan rencana aksi penyelesaian masalah lama agar jadwal pembangunan baru bisa segera disusun.
“Kami siap mendukung dari sisi penganggaran kembali, asalkan seluruh rekomendasi audit sudah terpenuhi. Kita harus bergerak maju dengan rekam jejak yang bersih agar manfaat rumah sakit ini benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya. (ana)
