DPRD Usulkan Forum Bersama Perizinan

Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan mendorong terbentuknya forum bersama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mencari solusi atas berbagai kendala perizinan yang selama ini dikeluhkan investor. DPRD menilai sinergi antar pihak menjadi langkah penting untuk mempercepat iklim investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengatakan forum tersebut perlu melibatkan seluruh pihak yang berkaitan dengan dunia usaha dan investasi. Menurut dia, komunikasi yang baik akan membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan administrasi maupun teknis di lapangan.

DPRD mengusulkan forum itu melibatkan organisasi dan asosiasi dunia usaha seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Realestat Indonesia, dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia, bersama dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

“Kalau ada satu saja persyaratan yang belum terpenuhi, maka proses perizinan bisa terhambat. Jadi memang perlu sinergitas antara pemerintah dan investor,” ujarnya, Sabtu (09/05).

Wahyullah menjelaskan, persoalan perizinan masih menjadi salah satu kendala yang sering disampaikan investor ketika ingin menjalankan usaha atau pembangunan proyek di daerah. Menurut dia, hambatan administrasi yang tidak segera diselesaikan dapat memengaruhi minat investasi masuk ke Balikpapan.

Karena itu, DPRD menilai forum komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha penting untuk mempercepat koordinasi dan menciptakan solusi bersama. Dengan adanya forum tersebut, setiap kendala yang muncul dapat dibahas secara langsung tanpa menunggu proses yang terlalu panjang.

Wahyullah menyebut Balikpapan memiliki peluang besar untuk menarik investasi, terutama sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara. Kondisi itu membuat pemerintah daerah perlu memastikan pelayanan perizinan berjalan lebih efektif, cepat, dan transparan.

“Investor tentu ingin proses yang jelas dan cepat. Pemerintah juga harus hadir memberikan kepastian agar investasi bisa berjalan baik,” lanjutnya.

Menurut Wahyullah, keberadaan investasi sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain meningkatkan aktivitas usaha, investasi juga membuka lapangan pekerjaan dan mendorong perkembangan sektor jasa, konstruksi, serta perdagangan di Kota Balikpapan.

“Kami ingin pemerintah dan investor berjalan bersama. Kalau koordinasinya baik, proses investasi juga akan lebih lancar,” tambahnya. (ibn)