DPRD Minta Investor Libatkan Masyarakat Lokal
Balikpapan – Komisi III DPRD Kota Balikpapan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap proyek investasi yang masuk ke kota minyak. Pasalnya investasi yang masuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengatakan keterlibatan tenaga kerja lokal dan penggunaan bahan maupun material lokal harus menjadi perhatian dalam setiap proyek investasi, khususnya pada sektor konstruksi dan pembangunan kawasan komersial.
“Investasi dari mana pun boleh masuk ke Balikpapan. Tapi melibatkan masyarakat lokal dan penggunaan bahan maupun material lokal itu menjadi hal yang penting. Kan ekonomi lokal juga bergerak,” ujarnya, Jumat (08/05).
Wahyullah menjelaskan, investasi yang masuk ke daerah seharusnya mampu memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut dia, keberadaan proyek pembangunan harus membuka peluang kerja bagi warga lokal sekaligus mendukung pelaku usaha daerah.
Ia menilai Balikpapan memiliki potensi sumber daya manusia dan pelaku usaha lokal yang mampu terlibat dalam berbagai proyek pembangunan. Karena itu, investor diharapkan tidak sepenuhnya menggunakan tenaga dan material dari luar daerah.
“Kalau masyarakat lokal dilibatkan, manfaat investasi akan lebih dirasakan langsung oleh warga Balikpapan. Artinya investor punya andil menggerakkan ekonomi setempat,” lanjutnya.
Menurut Wahyullah, keterlibatan masyarakat lokal juga penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah di tengah pesatnya pembangunan dan masuknya investasi baru. DPRD ingin masyarakat Balikpapan tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri, tetapi ikut mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi kota.
Selain tenaga kerja, DPRD juga mendorong penggunaan material lokal dalam proyek pembangunan. Langkah tersebut dinilai dapat membantu menggerakkan sektor usaha lokal dan memperkuat perputaran ekonomi daerah.
Wahyullah menambahkan Balikpapan saat ini terus berkembang sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara. Kondisi itu membuat arus investasi di berbagai sektor diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, DPRD meminta pemerintah daerah memperkuat regulasi dan pengawasan agar investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami mendukung investasi masuk ke Balikpapan. Tetapi investasi itu juga harus memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal,” tambahnya. (ibn)
