DLH Barito Utara Pelajari Manajemen Tenaga Kebersihan
Balikpapan – Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Dodi Yulianto, menerima kunjungan dari DLH Kabupaten Barito Utara pada Selasa, (22/04). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait pengelolaan tenaga kebersihan, tenaga persampahan, dan tenaga kerja lainnya di bidang lingkungan hidup.
“Kami menyambut baik kedatangan DLH Kabupaten Barito Utara. Kunjungan ini menjadi wadah bertukar informasi dan pengalaman. Khususnya terkait manajemen tenaga kerja di sektor kebersihan,” ujarnya usai pertemuan.
DLH Barito Utara, kata Dodi, ingin melakukan studi tiru atas pengelolaan tenaga kerja kebersihan. Di mana pihak pemerintah daerah ingin memastikan seluruh tenaga kebersihan dan persampahan di wilayahnya yang terlibat mendapatkan perlindungan. Mulai dari memiliki kontrak kerja yang sesuai aturan dan memberikan perlindungan hukum.
“Mereka tadi ingin mendapatkan referensi praktik dari DLH Balikpapan dalam hal pengelolaan kontrak kerja. Karena kami berkomitmen memberikan kepastian hukum bagi tenaga kebersihan kami,” jelasnya.
Dodi menyampaikan DLH Balikpapan telah menerapkan sistem kontrak kerja yang mengacu pada peraturan ketenagakerjaan nasional. Kontrak itu juga terus mengalami pembaharuan kebijakan sesuai dinamika yang terjadi di lapangan.
“Kami menerapkan kontrak kerja yang transparan dan adil. Setiap tenaga kerja mengetahui hak dan kewajibannya, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara pekerja dan pemerintah,” lanjutnya.
Selain kontrak kerja, lanjut Dodi, kedua belah pihak juga membahas upaya peningkatan kualitas pelayanan kebersihan dan persampahan. DLH Balikpapan memaparkan sejumlah program strategis yang telah dijalankan. Termasuk pemetaan rute pengangkutan sampah, penjadwalan kerja yang efisien, serta penggunaan teknologi dalam pelaporan dan pemantauan kerja.
“Kami menggunakan sistem digital untuk melacak kinerja dan kebutuhan lapangan. Hal ini membantu kami menjaga konsistensi pelayanan kebersihan di seluruh wilayah kota,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dodi juga mengingatkan tentang pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga kebersihan. Karena mereka merupakan ujung tombak pelayanan publik di sektor lingkungan. Maka pihak DLH Balikpapan secara rutin mengevaluasi kebutuhan tenaga kerja dan memperjuangkan peningkatan insentif serta fasilitas kerja yang layak.
“Kesejahteraan tenaga kebersihan harus menjadi prioritas. Kami terus berupaya meningkatkan honorarium dan memberikan alat pelindung diri yang memadai. Lalu memberikan pelatihan untuk peningkatan kapasitas mereka,” tambahnya. (man)
