DPRD Sarankan Pembangunan Drainase Tani
Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menaruh perhatian serius pada ketahanan infrastruktur pertanian di wilayah timur. Legislatif kini mendesak Pemerintah Kota Balikpapan untuk melengkapi pembangunan jalan tani dengan fasilitas pendukung yang memadai. Fokus utama usulan ini tertuju pada penyediaan saluran drainase yang representatif.
Pembangunan jalan, kata Ketua Komisi IV, Gasali, tanpa sistem pembuangan air yang baik akan terbuang anggaran percuma. DPRD memandang aliran air hujan sebagai musuh utama permukaan jalan di kawasan perbukitan. Oleh karena itu, penguatan struktur jalan harus berjalan beriringan dengan penataan sistem drainase di sisi kiri dan kanan jalan.
Ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan aspek teknis ini. Terutama dengan melihat karakteristik lahan di kawasan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, memerlukan penanganan khusus. Karena curah hujan yang tinggi di Balikpapan sering kali merusak badan jalan yang baru terbangun.
“DPRD Balikpapan menyarankan penambahan fasilitas pendukung seperti saluran drainase. Hal ini bertujuan agar jalan tani tidak cepat rusak akibat gerusan air saat musim hujan,” ujarnya, Selasa (14/04).
Gasali menekankan kualitas konstruksi yang baik merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Jalan tani yang awet akan memberikan kepastian akses bagi para petani dalam jangka waktu lama. Sebaliknya, jalan yang cepat rusak hanya akan menambah beban biaya pemeliharaan di masa depan.
DPRD, lanjutnya, meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk menghitung kembali perencanaan teknis pembangunan jalan tersebut. Penambahan drainase permanen harus masuk dalam skema pengerjaan tahun anggaran ini. Langkah proaktif ini menjadi jaminan bagi keamanan mobilitas warga saat mengangkut hasil panen.
“Kualitas konstruksi yang baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Gunung Binjai. Kami ingin infrastruktur ini bertahan lama dan benar-benar membantu ekonomi rakyat,” jelas wakil rakyat dari Balikpapan Timur ini.
Selain fungsi teknis, tambah Gasali, drainase yang tertata juga akan mencegah luapan air ke lahan pertanian milik warga. Pengaturan aliran air yang terarah melindungi tanaman pangan dari potensi banjir bandang skala kecil. Hal ini menunjukkan infrastruktur jalan memiliki dampak luas bagi kelestarian lahan produktif di sekitarnya. (man)
