PDAM Terus Manfaatkan Aplikasi Digital

Balikpapan – Kondisi Pandemi Covid-19 yang masih berlanjut menuntut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM) terus berbenah. Salah satunya dengan merubah pola pelayanan kepada pelanggan dari manual menuju digital. Mengingat ada sejumlah pembatasan dari pemerintah selama masa pandemi berlangsung. Seperti tatap muka dan jumlah orang yang boleh berada dalam satu tempat secara bersamaan.

Direktur Umum PDAM Balikpapan, Noor Hidayah mengatakan pihak direksi perlu menyiapkan pola komunikasi ke pelanggan yang mudah, cepat dan tepat. Makanya sejumlah program sudah bergulir melalui tim costumer service sejak beberapa tahun terakhir. Hal itu tentunya dalam upaya menjadikan humas PDAM memenuhi standar industri 4.0 di era teknologi multiplatform.

“Selama ini kita lewat call center khusus pelanggan di 0542-8878991 – 878992 dan SMS khusus distribusi air di 0816200110. Sekarang mulai lewat aplikasi digital seperti Whatsapp, FB, Instagram ataupun tiktok. Jadi kalau ada pipa bocor atau gangguan distribusi air kami langsung share,” ujarnya.

Menurut wanita yang akrab disapa Nunu ini, penggunaan aplikasi digital ini justru mayoritas mendapatkan tanggapan postif dari masyarakat. Meski ada juga yang berkomentar negatif. Namun setidaknya informasi seputar PDAM sudah tersampaikan kepada masyarakat secara luas dan massif. Terutama saat ada pipa bocor yang berdampak pada penghentian distribusi air ke pelanggan.

“Misalnya saat terjadinya kerusakan pipa distribusi. Tentu Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) yang terkait harus stop produksi. Di situ, pelanggan cepat tahu kondisi ini dan bagaimana kerja PDAM dalam upaya perbaikan di lapangan,” tuturnya lagi. (wal)