Pemkot Balikpapan Tutup Safari Ramadan di Masjid Nurul Ihsan, Ajak Warga Jaga Kebersihan Kota

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Nurul Ihsan pada Minggu (15/3/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai pesan pembangunan kepada warga.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi, mengatakan Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah kota yang bertujuan memperkuat hubungan dengan masyarakat serta menyerap aspirasi warga secara langsung.

“Safari Ramadan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Agus Budi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kota Balikpapan. Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Budi turut mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban menunaikan zakat fitrah. Untuk tahun 2026, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras atau dapat dibayarkan dalam bentuk uang senilai Rp42.000 hingga Rp54.000 per orang.

“Zakat fitrah bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga wujud kepedulian sosial kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Selain itu, pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak selama Ramadan. Warga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan bahan kebutuhan pokok serta menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Budi juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah di Kota Balikpapan. Ia menyebutkan produksi sampah di kota ini mencapai sekitar 550 ton per hari dan diperkirakan meningkat hingga 800 ton per hari selama Ramadan hingga Idulfitri.

Karena itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga Balikpapan,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat. Dengan berakhirnya kunjungan di Masjid Nurul Ihsan, rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Balikpapan tahun ini resmi ditutup. Pemerintah berharap silaturahmi yang terjalin selama kegiatan tersebut dapat terus memperkuat kebersamaan dalam membangun kota.

(man)