Pemkot Berupaya Maksimalkan Serapan Anggaran

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya memaksimalkan serapan anggaran daerah tahun ini. Hal itu agar seluruh program pembangunan bisa berjalan sesuai target. Berdasarkan laporan terakhir, posisi serapan anggaran kota minyak masih berada pada kategori kuning atau di bawah 80 persen.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menjelaskan kondisi tersebut bukan karena dana daerah mengendap. Melainkan akibat proses administrasi pembayaran yang masih berlangsung. Ia memastikan seluruh kegiatan fisik di lapangan telah berjalan dengan baik dan hampir mencapai target maksimal.

“Realisasi fisik sudah hampir 80 persen, tapi serapan administrasi anggarannya baru sekitar 60 persen. Artinya ada tahapan administrasi dan proses pembayaran yang belum rampung,” ujarnya, Rabu (12/11).

Rahmad mengatakan, Pemkot Balikpapan terus melakukan percepatan penyelesaian dokumen administrasi agar serapan anggaran dapat meningkat signifikan sebelum akhir tahun anggaran. Pemerintah juga mengarahkan seluruh perangkat daerah untuk segera menuntaskan laporan pertanggungjawaban kegiatan agar pembayaran bisa dilakukan sesuai ketentuan.

“Kami sudah instruksikan semua OPD mempercepat penyelesaian administrasi. Jangan sampai pekerjaan selesai, tapi pembayarannya tertunda hanya karena dokumen belum lengkap,” katanya.

Menurut Rahmad, proses administrasi memerlukan waktu karena setiap pembayaran wajib melalui tahapan verifikasi, pemeriksaan berkas dan penyesuaian laporan fisik. Langkah ini penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Kami tidak ingin asal cepat tapi berisiko. Setiap rupiah harus ada pertanggungjawaban sesuai aturan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena uang daerah tetap aman dan terkendali,” jelasnya.

Rahmad juga menyebut tingkat serapan anggaran bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan. Ia menilai capaian pembangunan fisik yang hampir 80 persen menjadi bukti program kerja Pemkot berjalan efektif.

“Yang penting proyeknya jalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Soal administrasi tinggal diselesaikan bertahap,” tuturnya.

Pemerintah Kota Balikpapan, tambah Rahmad, saat ini fokus menyelesaikan sejumlah proyek prioritas. Termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi fasilitas publik dan peningkatan infrastruktur lingkungan. Dirinya memastikan semua kegiatan tersebut tetap berjalan sesuai jadwal meskipun serapan anggaran masih dalam proses administrasi.

“Kami optimis sebelum akhir tahun, posisi serapan akan naik signifikan. Karena semua pekerjaan fisik sudah hampir selesai, tinggal administrasi yang kami kebut,” tambahnya. (man)