Pemkot Salurkan Bantuan Bagi Veteran

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan menyalurkan bantuan sosial senilai Rp 407.500.000 kepada para veteran dan janda veteran sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan disalurkan melalui Bank BPD Kaltimtara.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Edy Gunawan mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan simbol penghormatan dan kepedulian sosial terhadap para pejuang bangsa. Dalam penyalurannya, Pemkot Balikpapan bekerja sama dengan Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Istri Purnawirawan Indonesia (PIPERI).

“Bantuan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga upaya pemerintah untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Para veteran adalah saksi sejarah yang berjuang demi kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya, Senin (10/11).

Edy menjelaskan total penerima manfaat sebanyak 153 orang. Terdiri dari sebanyak 50 veteran menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp 3.000.000 dengan total Rp 150.000.000. Sementara itu, ada 103 janda veteran yang memperoleh bantuan senilai Rp 2.500.000 per orang, dengan total Rp 257.500.000.

“Kami titipkan melalui LVRI dan PIPERI. Kami ingin memastikan setiap bantuan sampai langsung ke tangan para veteran dan janda veteran tanpa perantara. Mereka layak mendapatkan perhatian dan penghargaan yang tulus,” jelasnya.

Menurut Edy, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kesejahteraan sosial para veteran di seluruh kabupaten dan kota. Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap para pahlawan yang telah berjasa besar bagi bangsa.

“Pemerintah tetap berkomitmen menghargai jasa para veteran. Jadi bantuan ini bukan hanya soal uang, tapi bukti bahwa perjuangan mereka masih dikenang. Sebenarnya bantuan ini belum sebanding perjuangan mereka,” tuturnya lagi.

Pemkot Balikpapan, tambah Edy, berharap masyarakat dapat meneladani semangat juang para veteran melalui aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Di mana penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu menghargai jasa para pejuang. Sekaligus memperkuat nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat.

“Kepahlawanan tidak berhenti di masa lalu. Saat ini, bentuk perjuangan adalah berkontribusi untuk pembangunan dan menjaga persatuan. Intinya kita jangan lupa sama sejarah,” tutupnya. (ibn)