Balikpapan Siap Tambah 500 Guru Baru

Balikpapan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan terus berupaya memperkuat sektor pendidikan dengan menyiapkan rekrutmen tenaga pendidik baru melalui dua pola. Yakni Penugasan Jabatan Luar Biasa (PJLB) dan Kompetisi Kompetensi Individu (KKI). Program ini ditargetkan mampu mengisi kebutuhan antara 400 hingga 500 tenaga pengajar baru untuk sekolah negeri di berbagai jenjang.

Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufiq mengatakan kekurangan guru masih menjadi tantangan besar di sejumlah sekolah. Terutama untuk mata pelajaran tertentu seperti matematika, bahasa Inggris dan sains. Skema baru ini diharapkan bisa menjadi solusi cepat dan efektif untuk mengatasi kesenjangan tersebut.

“Kami berharap pola ini bisa menjawab kebutuhan tenaga pendidik di sekolah-sekolah negeri. Laporan yang menyebutkan kita saat ini masih kekurangan guru di beberapa bidang studi. Itu yang harus ada solusi,” ujarnya, Kamis (06/11).

Menurut Irfan, sistem PJLB akan difokuskan untuk menempatkan tenaga pengajar berdasarkan kebutuhan spesifik sekolah. Sedangkan skema KKI akan menilai kemampuan dan kompetensi individu calon guru melalui proses seleksi berbasis kinerja dan kemampuan profesional. Keduanya menjadi dasar perekrutan guru baru sekolah negeri.

“PJLB lebih menekankan pada penugasan cepat di sekolah yang membutuhkan. Kalau KKI membuka ruang kompetisi bagi tenaga pendidik untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dua sistem ini kami rancang agar hasilnya objektif dan berkualitas,” jelasnya.

Irfan menjelaskan, jumlah kebutuhan guru baru tersebut muncul setelah pihaknya melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pengajar di seluruh sekolah negeri. Baik di tingkat SD maupun SMP. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar kekurangan terjadi karena adanya pensiun massal guru ASN dalam dua tahun terakhir.

“Kekurangan tenaga pengajar ini kami rasakan cukup signifikan, terutama setelah banyak guru senior pensiun. Karena itu, kami harus melakukan langkah strategis agar proses belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan optimal,” paparnya.

Disdikbud, tambah Irfan, menargetkan rekrutmen PJLB dan KKI mulai berjalan efektif pada awal tahun depan setelah seluruh pedoman teknis dan sistem seleksi rampung disusun. Proses seleksi akan melibatkan uji kompetensi, wawancara serta verifikasi administrasi untuk memastikan kandidat yang lolos benar-benar memenuhi standar profesionalisme guru. (man)