Ramadan Buka Peluang Usaha, Disparpora Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Balikpapan – Bulan Ramadan dinilai menjadi momentum yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan melihat potensi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat peran pelaku usaha kreatif dan UMKM di daerah.
Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan biasanya berdampak pada bertambahnya perputaran ekonomi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk.
Menurutnya, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang karena mencakup berbagai subsektor yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti kuliner, seni pertunjukan, seni rupa, hingga produk kerajinan.
“Ramadan biasanya menjadi momentum meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Ini menjadi peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memasarkan produk dan karya mereka,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Ratih menjelaskan, subsektor ekonomi kreatif di Balikpapan terus berkembang seiring meningkatnya partisipasi komunitas kreatif dan pelaku UMKM. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan berbagai momentum kegiatan masyarakat untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
Menurutnya, pengembangan sektor ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan aktivitas seni dan hiburan, tetapi juga menyangkut peluang usaha yang mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong terciptanya ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya dan produk mereka. Upaya ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.
Selain itu, Disparpora juga mendorong kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif dengan berbagai pihak, termasuk sektor perhotelan dan restoran. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari produk kreatif yang dihasilkan masyarakat.
Ratih menambahkan, dengan dukungan promosi dan kolaborasi yang baik, pelaku ekonomi kreatif memiliki peluang besar untuk mengembangkan usahanya. Apalagi, berbagai subsektor ekonomi kreatif memiliki potensi untuk terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk kreatif lokal.
Melalui penguatan sektor ini, pemerintah berharap ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Harapannya, pelaku ekonomi kreatif bisa memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat usaha mereka sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkas Ratih. (***/Adv Diskominfo Balikpapan)