Suasana Meriah Pasar Rakyat Kampung Blora di Karang Rejo
Balikpapan – Riuh tawa anak-anak bercampur alunan musik dan aroma kuliner khas tradisional menyelimuti kawasan RT 35, 36, 37, dan 38 Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Minggu (17/8). Empat RT itu seakan menjelma menjadi pasar rakyat, yang memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Sejak pagi, warga berdatangan. Ada yang antre membeli makanan, ada pula yang sekadar menikmati suasana. Lapak-lapak kuliner tersusun rapi, menyajikan aneka hidangan dari nasi jagung, urap, ongol-ongol, hingga pisang gapit yang harum ketika dipanggang. Di sisi lain, sajian modern seperti kimbab ikut mewarnai suasana.
Sore harinya, suasana semakin semarak. Panggung sederhana menjadi pusat perhatian warga. Tarian Gatot Kaca, Rampak, hingga tarian Dayak bergantian tampil, disusul alunan akustik band yang membuat penonton ikut bersenandung. Anak-anak bersorak saat atraksi pramuka berlangsung, sementara ibu-ibu penuh semangat mengikuti lomba.
Antusiasme warga terlihat jelas. Tidak hanya dari empat RT penyelenggara, tetapi juga masyarakat sekitar yang ramai berbelanja menggunakan kupon. Setiap kali undian doorprize diumumkan, sorak-sorai menggema, menambah keceriaan malam kemerdekaan.
Ketua Forum UMKM Balikpapan Tengah, Dyah Retnani, menyebut kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi. Namun, di balik itu semua, yang paling terasa adalah suasana kebersamaan. “Semangatnya luar biasa. Semua warga terlibat, dari anak-anak hingga orang tua. Rasanya seperti satu keluarga besar,” ujarnya.
Dua hari gelaran Pasar Rakyat Kampung Blora menjadi bukti, peringatan kemerdekaan tak sekadar seremoni. Ia menjelma pesta rakyat di lingkungan kampung, di mana aroma makanan, sorak-sorai lomba, dan senyum warga berpadu menjadi wajah lain dari semangat 17 Agustus.
(Man)
