Waduk Telaga Sari Berstatus Waspada

Balikpapan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menetapkan status siaga terhadap waduk Telaga Sari. Hal itu menyusul tubuh waduk yang kembali mengering meski sudah mendapatkan perbaikan beberapa bulan terakhir. Untuk itu pihak BPBD meminta agar masyarakat di sekitar Waduk Telaga Sari meningkat kesiapsiagaan.

Kepala BPBD Kota Balikpapan, Silvi Rahmadina mengatakan bahwa informasi terakhir menyebutkan kondisi waduk kembali mengering. Untuk itu pihak pemerintah merasa perlu melakukan tindakan pencegahan terhadap potensi bencana akibat kebocoran waduk. Terutama kepada warga agar bisa mempersiapkan diri jika terjadi bencana secara tiba-tiba.

Selain itu, lanjut Silvi, pihaknya berencana akan melakukan pendataan kembali peta rawan bencana di Kota Balikpapan. Karena masa berlakunya sudah lima tahun dan harus ditinjau kembali. Salah satunya mengenai risiko bencana yang ada di waduk Telaga Sari.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat ini, pihaknya juga akan melakukan imbauan kepada masyarakat sekitar, agar waspada apabila terjadi longsor di waduk Telaga Sari. Untuk bisa melakukan proses mitigasi bencana tersebut.

“Untuk menetapkan status waduk Telaga Sari itu, namanya keadaan siap siaga, jadi ada potensi akan terjadinya bencana. Namun belum terjadi bencana. Sehingga kita harus siap siaga,” terangnya.

Menurut Silvi pihaknya meminta kepada camat, lurah dan RT bersama warga turut mengantisipasi adanya potensi kejadian yang terjadi ketika di malam hari saat adanya hujan lebat turun. Termasuk juga akan menyiapkan pompa dari pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mengantisipasi kenaikan volume air ketika terjadi hujan lebat di sekitar lokasi Waduk Telaga Sari.

“Itu menjadi acuan buat kita, jika hal itu terjadi. Beberapa tahun lalu itu kan pernah kejadian longsor di waduk Telagasari. Para ketua RT sudah memberikan saran, penyuluhan dan sosialisasi,” tambahnya. (ana)