Dirut PTMB Fokus Cari Air Baku
Balikpapan – Hingga kini Kota Balikpapan masih kekurangan pasokan air baku. Hal itu yang menyebabkan, belum semua warga yang mendapatkan pelayanan air bersih Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM). Bahkan hingga kini masih ada warga yang belum terlayani daftar tunggu sambungan air.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin mengakui persoalan air baku ini menjadi fokus utama dirinya yang baru menjabat. Termasuk tuntutan penambahan sambungan baru dari para wakil rakyat yeng mendapatkan aspirasi dari warganya. “Ini kan saya baru berkantor. Maka saya akan identifikasi dulu sebenarnya permasalahan dimana. Target kami tentu soal air baku,” ujarnya, Jumat (05/01).
Menurut Yudhi, cakupan air baku PDAM dari sumur dalam maupun waduk hanya sekitar 80 persen. Sementara jumlah penduduk terus bertambah. “Pasokkan air baku yang ada ini yang menjadi kendala. Sedangkan jumlah penduduk juga terus bertambah,” tuturnya lagi.
Untuk saat ini, lanjut Yudhi, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama PDAM terus membahas sejumlah cara penambahan air baku. Di antaranya sempat berencana mengambil air baku dari Sungai Mahakam. Namun urung dilakukan karena butuh anggaran triliunan. Harapannya kini, bisa mendapat pasokan dari Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Semoi-Sepaku dari Pemerintah Pusat, setelah Kabupaten Penajam Paser Utara calon Ibu Kota Negara (IKN). (ana)
