DPMPTSP Sebut Investasi Balikpapan Tumbuh Positif
Balikpapan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan mencatat capaian positif dalam perkembangan investasi selama dua tahun terakhir. Tren kenaikan ini menunjukkan iklim usaha kota minyak tetap stabil dan menarik minat pelaku usaha. Terutama di tengah dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang memberi pengaruh signifikan terhadap kawasan sekitar.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi mengatakan berbagai sektor strategis di daerah terus mencatat pertumbuhan yang konsisten. Ia menyebut geliat investasi di sektor jasa tidak lepas dari posisi Balikpapan sebagai kota penyangga IKN yang menyediakan berbagai layanan pendukung. Mulai dari perhotelan, transportasi, logistik hingga perbankan.
“Dalam dua tahun terakhir kami melihat investasi Balikpapan tumbuh positif. Sektor jasa, perdagangan dan properti masih menjadi unggulan. Pertumbuhan jasa sangat terlihat karena banyaknya kebutuhan layanan penunjang pembangunan IKN,” ujarnya, Selasa (11/11).
Helmi menilai Balikpapan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang menyediakan fasilitas lengkap bagi investor maupun pekerja. Sementara itu, sektor perdagangan tetap menjadi pilar kuat perekonomian daerah. Aktivitas distribusi barang terus menguat seiring bertambahnya mobilitas dan permintaan dari kawasan Kalimantan Timur.
“Perdagangan Balikpapan tetap hidup dan dinamis. Pelaku usaha melihat peluang besar karena permintaan pasar terus tumbuh. Tantangan di Balikpapan adalah ketersediaan dan ketergantungan pasokan daerah lain,” jelasnya.
Di sisi lain, lanjut Helmi, sektor properti mencatat pertumbuhan yang paling menonjol. Kehadiran IKN tidak hanya mendorong permintaan hunian tapi juga meningkatkan kebutuhan ruang usaha, perkantoran hingga fasilitas komersial. Hal ini menuntut pemerintah berkomitmen menciptakan ekosistem investasi yang kondusif. Agar Balikpapan tetap menjadi kota pilihan bagi investor nasional maupun internasional.
“Kawasan properti terus berkembang karena banyak investor melihat Balikpapan sebagai lokasi strategis untuk jangka panjang. Ada kebutuhan besar atas hunian, ruang bisnis, dan infrastruktur penunjang,” tuturnya lagi.
DPMPTSP, tambah Helmi, terus memperkuat pelayanan publik untuk menjaga momentum pertumbuhan ini. Pemerintah kota menghadirkan berbagai inovasi layanan digital untuk mempersingkat proses perizinan dan memberikan kepastian kepada pelaku usaha. Melalui sistem perizinan yang lebih cepat dan transparan, Balikpapan ingin memastikan investor mendapatkan kemudahan dalam memulai maupun mengembangkan usaha. (man)
