Mahyunadi Ingatkan Bahaya HIV/AIDS, Minta Masyarakat Tak Abai


Kutai Timur – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mengajak masyarakat memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran sejak dini.

Menurutnya, persoalan HIV/AIDS tidak bisa dianggap sederhana karena pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga hingga lingkungan sekitar.

“Jangan menganggap persoalan ini (HIV/AIDS) sederhana, karena pencegahan harus dilakukan sejak dini,” tegas Wabup Mahyunadi, Kamis (10/09/2026).

Mahyunadi mengatakan, edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Pengetahuan mengenai cara penularan, langkah pencegahan, pemeriksaan, hingga penanganan yang tepat dinilai penting agar masyarakat tidak hanya memiliki kesadaran, tetapi juga mampu mengambil langkah pencegahan.

Ia juga mengajak masyarakat membangun lingkungan yang sehat sekaligus memberikan edukasi positif kepada generasi muda. Menurutnya, kesempatan untuk melakukan pencegahan harus dimanfaatkan sebelum persoalan berkembang menjadi lebih besar.

“Kalau kita punya kesempatan untuk mencegah, maka mari kita cegah sejak sekarang. Jangan menunggu sampai persoalannya menjadi lebih besar,” ujarnya.

Mahyunadi menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Peran masyarakat, keluarga dan lingkungan diperlukan untuk mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat.

Karena itu, upaya pencegahan HIV/AIDS menurutnya perlu ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan manusia di Kutim. Edukasi, peningkatan kesadaran, serta penguatan peran keluarga menjadi langkah yang perlu terus dilakukan.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat sekaligus mencegah penyebaran HIV/AIDS.

“Kita ingin Kutai Timur menjadi daerah yang masyarakatnya sehat, sejahtera, bahagia, dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas,” pungkasnya.(Adv/*/KK)