Pandawa Hadir Beri Kenyamanan Bagi Peserta BPJS Kesehatan di Kutim

Sangatta – Pandemi COVID-19 membuat sejumlah aktivitas pelayanan umum kepada masyarakat yang biasanya dilakukan secara tatap muka langsung, berubah menjadi terbatas bahkan beralih dengan memaksimalkan media elektronik, khususnya gadget. Hal yang sama kini juga dilakukan Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Melalui Pelayanan Administras dari WhatsApp atau disingkat Pandawa, BPJS Kesehatan hadir untuk memberikan kenyaman bersama dan meminimalisir kontak fisik dengan peserta, terutama selama masa pandemi COVID-19.

“Hadirnya aplikasi Pandawa (Pelayanan Administras dari WhatsApp, red) merupakan inovasi dari BPJS Kesehatan dalam memberikan kenyamanan kepada peserta dan sekaligus upaya pencegahan penularan COVID-19, dengan memberikan pelayanan tanpa tatap muka,” sebut Kepala BPJS Kesehatan Kutai Timur, Ika Irawati dalam keterangan pers tertulisnya kepada awak media, Rabu (14/10/2020) siang.

Ia menambahkan, untuk layanan administrasi, pemberian informasi dan penanganan pengaduan, dilayani oleh BPJS melalui kanal Aplikasi Mobile JKN, Care Center di nomor 1500400. Khusus untuk pelayanan informasi dan pengaduan, peserta bisa melalui Layanan Chat Assistent JKN (CHIKA) di whatsapp atau telegram dengan nomor 08118750400.

“Program ini ada banyak kemudahannya, khususnya bagi pengguna gadget yg berbasis Android dimana penggunaan sistem terbaru ini diharapkan dapat meminimalkan angka kontak dengan peserta yg lain,” ujarnya.

Ika berharap masyarakat dapat memanfaatkan kanal pelayanan yang disediakan agar keperluan peserta dapat dilakukan di manapun hanya melalui gadget.

“Saat ini, kita telah menerapkan pola Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sehingga sejumlah inovasi terkait pola pelayanan coba dihadirkan BPJS Kesehatan. Kami berharap hadirnya layanan melalui aplikasi gadget ini bisa semakin memberikan kemudahan kepada masyarakat peserta BPJS Kesehatan. Terlebih melalui aplikasi (Pandawa, red) ini, keperluan peserta dapat dilakukan di manapun dan kapanpun hanya melalui gadget,” sebut Ika. (RAI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *