Sembilan Pompa Air Dukung Pertanian di Tiga Kecamatan Kutim


KUTAI TIMUR – Dukungan sarana pengairan bagi sektor pertanian Kutai Timur (Kutim) mendapat tambahan melalui bantuan pompa air dari pemerintah pusat. Peralatan tersebut disalurkan ke tiga kecamatan untuk menunjang kebutuhan petani di lahan.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Purno Edi, menyebut bantuan pompa air menjadi salah satu sarana yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pertanian, terutama dalam menghadapi kondisi lahan yang memerlukan dukungan pengairan.

Secara keseluruhan, terdapat sembilan unit pompa air yang diterima Kutim berdasarkan rincian bantuan yang disampaikan DTPHP. Penyalurannya mencakup Kecamatan Bengalon, Long Mesangat, dan Sangatta Selatan.

Bengalon memperoleh empat unit pompa air. Jumlah yang sama juga diberikan untuk mendukung kegiatan pertanian di Kecamatan Long Mesangat, sehingga kedua wilayah tersebut menjadi penerima dengan alokasi terbanyak.

Sementara itu, satu unit lainnya ditempatkan di Kecamatan Sangatta Selatan. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari dukungan sarana pertanian yang diarahkan ke wilayah yang membutuhkan peralatan penunjang aktivitas di lahan.

Purno menjelaskan, keberadaan pompa air berkaitan dengan upaya menjaga kegiatan pertanian ketika kondisi air menjadi salah satu kendala. Sarana tersebut dapat digunakan untuk membantu kebutuhan pengairan sesuai kondisi lahan dan aktivitas kelompok tani.

“Kemudian terkait dengan bantuan pompa air, pompa air yang kita juga sama ini dapat dari pusat,” ujar Purno Edi.

Bantuan tersebut juga sejalan dengan kebutuhan peningkatan produksi sekaligus upaya menghadapi persoalan kekeringan. Menurut Purno, penyediaan sarana dan prasarana pertanian menjadi bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan usaha petani di lapangan.

“Untuk meningkatkan produksi, kemudian juga sekaligus pengendalian kekeringan, ada juga beberapa sarana, prasarana pertanian yang dibutuhkan,” katanya.

Dengan tambahan sembilan unit pompa air, kelompok tani di tiga kecamatan memiliki dukungan peralatan untuk menunjang pengelolaan lahan. Pemanfaatan sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan menjadi penting agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi aktivitas pertanian.(Adv/Kominfo/KK)