Siap Jadi Penyangga IKN, Layanan Air Bersih PTMB Disorot

Balikpapan – Kota Balikpapan wajib terus berbenah mempersiapkan  diri menjadi salah satu kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Salah satunya pada kualitas pelayanan  distribusi air dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM). Di mana perusahaan distribusi air ini masih mengalami keterbatasan stok air baku.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Suwanto mendukung berbagai upaya pembenahan di PDAM. Meski hingga kini belum ada kejelasan mengenai tambahan stok air baku. Setelah sebelumnya pihak pemerintah turut mencarikan solusi. Seperti permohonan pasokan air dari waduk IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.

“Karenanya harus berbenah dari semua hal termasuk urusan kualitas air PDAM. Intinya PDAM harus segera bebenah dalam segala hal, termasuk kepastian layanan dan pasokan. Baik  air dalam segi kualitas dan kuantitas airnya,” ujarnya, Jumat (15/12).

Ke depannya, lanjut Suwanto, pasti akan banyak lagi dibutuhkan pasokan air. Kondisi ini harus mendapatkanperhatian sedari sekarang. Karena masih banyak daerah-daerah yang mengeluhkan belum teraliri air dan tidak bersih. Sementara jumlah penduduk diperkirakan terus bertambah seiring pemindahan IKN ke Kaltim.

“Kota Balikpapan jelas terdampak dengan adanya IKN. Mungkin bisa jadi kota perekonomian yang berkembang pesat karena jadi pintu masuki kaltim. Tapi itu perlu dukungan infrastruktur yang mumpuni terlebih dahulu,” tuturnya lagi.

Sementara Direktur Operasional PTMB (PDAM), Anang Fadliansyah, menyebut pihaknya terus bersiap menyambut IKN. Terutama bersama pemerintah setempat mengupayakan ketersediaan air baku. Apalagi Waduk Manggar dan Teritip belum mampu mengatasi daftar tunggu sambungan baru. “Kami bersiap menyambut IKN. Semoga ada kepastian air baku dari waduk IKN,” tambahnya singkat. (bud)KN