Walikota Tunggu Usulan Lengkap

Balikpapan – Hingga saat ini Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud belum menentukan dua nama yang akan diusulkan sebagai calon Wakil Walikota Balikpapan pengganti Tohari Azis. Sejak Rahmad Mas’ud dilantik sebagai Walikota Balikpapan periode 2021-2024 pada 31 Mei 2021 lalu, jabatan Wakil Walikota Balikpapan kosong. Tohari Azis meninggal dunia pada 27 Januari 2021 setelah ditetapkan sebagai pemenang suara di Pilkada Balikpapan 2020.

Sesuai dengan surat arahan dari Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 132/8067/OTDA pada tanggal 9 Desember 2021, pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Kota berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung. Pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati atau Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.

Saat ini sudah ada lima nama calon Wakil Wali Kota yang sudah diajukan di DPRD Kota Balikpapan, yakni Budiono dari partai PDI Perjuangan, Sabaruddin Panrecalle dari Partai Gerindra, Denny Mappa dari Partai Demokrat, Alphad Syarif dari Partai Perindo/PKB dan Sayid MN Fadly dari Partai PKS.

Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengaku hingga saat ini masih belum menentukan dua nama yang akan dipilih untuk diajukan ke legislatif. Sebab dirinya masih menunggu pengajuan dari 7 partai pengusung dirinya di Pilkada Balikpapan 2020 lalu. “Nanti kita proses tinggal nanti, bagaimana diusulkan. Totalnya ada 7 partai pengusung, kita sambil menunggu semuanya,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (01/07).

Rahmad mengungkapkan pihaknya juga masih menunggu kepastian aturan mekanisme pemilihan yang akan dilaksanakan di legislatif. Saat ini proses pembahasan di Pansus DPRD Kota Balikpapan masih berjalan. Sehingga ketika seluruh usulan nama dari 7 partai pengusung lengkap dan aturan mekanisme ppemilihan clear, baru dirinya menentukan nama yang akan diajukan.

“Kan nanti dibuat dulu pansus, sudah clear semua nanti baru. Mekanismenya kan nanti belum tahu juga nanti bagaimana,” tutupnya singkat. (man)