Awali Rangkaian Ops Lilin Mahakam 2019, Polres Kutim Musnahkan 2.260 Botol Miras

Sangatta. Jajaran Polres Kutim, Kamis (19/12) pagi, menggelar pemusnahan ribuan botol minuman keras (Miras) beralkohol dari berbagai merk, yang merupakan hasil sitaan jajaran Polres Kutim dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Pemusnahan miras dengan cara dilindas menggunakan alat berat tersebut juga turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Dandim 0909 Sangatta Letkol Czi Pabate, Sekda Kutim Irawansyah, Wakil Ketua DPRD Kutim Asti Mazar, serta perwakilan Lanal Sangatta, Kejari Kutim, dan Pengadilan Negeri (PN) Sangatta.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan intruksi dan arahan langsung oleh Kapolda Kaltim dalam rangka menciptakan dan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wiayah hukum Polda Kaltim tanpa terkecuali. terlebih kini mendekati masa libur panjang yang berbarengan dengan perayaan natal dan tahun baru 2020,” ujar Kapolres Kutim, AKBP Indras Budi Pornomo yang memimpin langsung jalannya pemusnahan.

Lanjut Indas, 2.260 botol miras yang dimusnahkan kali ini merupakan barang bukti yang berhasil disita oleh jajaran Polres Kutim dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Kegiatan pemusnahan ribuan botol miras ini sebenarnya lebih bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa peredaran miras khususnya di wilayah hukum Kutim adalah dilarang.

“Melalui kegiatan pemusnahan ini, kita juga berupaya untuk menyadarkan masyarakat akan dampak negatif dari mengkonsumsi miras. Sebab tindak kejahatan atau kriminal yang terjadi di lingkungan masyarakat, seperti perkelahian, pengeroyokan hingga berujung pada pembunuhan, sebagian besar berawal dari mengkonsumsi miras yang dilakukan oleh pelaku atau korban yang dalam kondisi kurang kesadaran atau mabuk,” jelas Indras.

Ditambahkan Kapolres Indras, upaya pengawasan terhadap peredaran miras di wilayah hukum Kutim akan tetap dilaksanakan jajaran Polres Kutim, hingga malam perayaan tahun 2020 nanti. Bahkan instruksi tegas juga diberikan kepada jajaran Polsek di Kecamatan untuk turut melakukan pengawasan dan pencegahan jual-beli hingga pesta miras di wilayah masing-masing. Hal ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan konsumsi miras, terutama di kalangan remaja. Sebab perayaan pergantian tahun baru biasanya diisi dengan hiburan dan pesta, yang terkadang diselipi dengan pesta miras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *