DPRD Prioritaskan Revitalisasi Kebun Sayur
Balikpapan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendukung upaya pembenahan infrastruktur ekonomi daerah. Pihak dewan siap turut melobi Pemerintah Pusat terkait pendanaan pembangunan ulang Pasar Inpres Kebun Sayur. Langkah kolaboratif ini muncul sebagai solusi di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Wakil Ketua DPRD, Yono Suherman menilai, mengandalkan APBD murni untuk proyek sebesar Pasar Kebun Sayur akan memakan waktu lama. Oleh sebab itu, proposal kerja sama dengan pusat menjadi jalur prioritas yang harus dikawal bersama. Hal itu tentu memerlukan sinergi antara daerah dan pusat. Karena ia melihat potensi besar Pasar Kebun Sayur sebagai ikon wisata belanja yang harus segera mendapat sentuhan modernisasi tanpa menghilangkan nilai historisnya.
“Kita tahu saat ini banyak keterbatasan anggaran di daerah karena adanya pemangkasan. Maka salah satu langkah yang ditempuh adalah mengajukan dukungan ke pemerintah pusat agar pembangunan Pasar Inpres Kebun Sayur bisa segera dilakukan,” ujarnya, Selasa (03/03).
Yono menjelaskan, kondisi pasar saat ini memerlukan perbaikan menyeluruh agar pedagang dan pengunjung merasa nyaman. Ia optimis Pemerintah Pusat akan melirik potensi ini jika proposal yang diajukan Pemkot memiliki skema yang matang dan berkelanjutan. DPRD Balikpapan juga berkomitmen membantu proses administrasi maupun koordinasi politik agar usulan tersebut cepat terealisasi.
“Kami ingin revitalisasi tidak sekadar bangun gedung. Tapi harus menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi kerakyatan di Balikpapan Barat. Pemkot sudah bergerak, dan kami di legislatif siap memastikan dukungan regulasi dan pengawasan,” jelasnya.
Menurut Yono, pihaknya juga berkoordinasi dengan wakil rakyat asal Kaltim yang bertugas di DPR RI. Agar proses pengajuan proposal daerah ini bisa berjalan maksimal. Apalagi pasar ini sejak lama menjadi pusat perdagangan permata dan kerajinan khas Kalimantan. Otomatis perlu segera bersalin rupa menjadi pusat perdagangan yang representatif sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Fokus kita adalah hasil nyata bagi Masyarakat. Tinggal proses koordinasi kementerian terkait. Kami akan akan terus memantau perkembangan terbaru terkait proposal itu. Harapannya tentu pusat dapat membantu realisasinya,” tambahnya. (man)
