Dugaan Pemukulan, Sekuriti DPU Lapor Balik
BALIKPAPAN – Muhammad Reza, petugas Sekuriti Dinas Pekerjaan Umum melaporkan balik salah seorang staf kontraktor CV Jaya Rizki berinisial AN (22), setelah dilaporkan ke kepolisianpolisi atas dugaan keterlibatan kasus pengeroyokan.
Laporan balik itu keberataan yang bersangkutan atas laporan yang disampaikan AN, pada 10 November 2021 lalu
” Apa yang mereka sangkakan itu tidak benar. Justru pemukulan itu dimulai oleh pihaknya (pelapor). Semua bisa dibuktikan dengan rekaman CCTV. Silahkan dilihat sendiri, siapa yang melakukan pemukulan. Saya selaku petugas keamanan kantor tentu berkewajiban menjaga ketertiban termasuk tamu yang datang,” kata Reza saat konferensi pers kepada wartawan, Sabtu (13/11).
Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula AN hendak mengurus tagihan pembayaran proyek di kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan. Menurut Rizal, rekannya (sekuriti) belum mengijinkan masuk ruangan karna belum ada perintah dari atasannya. AN kemudian dipersilahkan menunggu diruang tamu yang disediakan. Tapi menolak dan tetap memaksa masuk. Akhirnya keributan pun terjadi hingga berujung pemukulan.
Merasa tak terima, AN pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Balikpapan dengan sangkaan pengeroyokan dan pemukulan yang dilakukan Satpam dan beberapa rekannya.
Namun belakangan tuduhan itu dibantah. Menurut Reza semua kejadian terekam CCTV yang ada di ruangan itu. Pemukulan justru dilakukan pihak oknum kontraktor.
“Saya lapor balik, yang melakukan pemukulan duluan kan mereka. Itu semua ada rekaman CCTV. Kita lihat nanti hasilnya,”jelasnya.
(MNA)
