Hujan Mulai Turun, Cadangan Air Waduk Manggar Masih 80%

Balikpapan- Sepekan terakhir Kota Balikpapan mulai diguyur hujan dengan intensitas ringan. Namun hujan tersebut belum mempengaruhi level ketinggian Waduk Manggar sebagai sumber air baku utama PDAM Balikpapan. Berdasarkan data PDAM, ketinggian air hingga pertengahan November berkisar di bawah 9 meter selama musim kemarau tahun ini.

Direktur utama PDAM Kota Balikpapan, Haidir Effendi mengatakan, hujan yang terjadi di bulan November ini intensitasnya tergolong sedang dan ringan serta belum merata. Hal itu tentunya belum akan berpengaruh pada ketinggian air di Waduk Manggar yang merupakan waduk tadah hujan.

“Ketinggian air masih seperti sebelumnya belum ada kenaikan lagi. Karena hujan kita ini durasinya baru sekitar 30 menitan dan tidak terlalu deras. Bahkan juga tidak merata. Kebanyakan di daerah kota hujannya,” ujar Haidir.

Kondisi ini lanjutnya, tentu belum bisa menaikkan level air di Waduk Manggar. Sebab untuk menambah ketinggian air diperlukan hujan deras dengan waktu di atas 2 jam dan terjadi di hulu Sungai Wain. Mengingat daerah hulu Sungai Wain merupakan jalur utama aliran air yang akan ditampung ke dalam Waduk Manggar.

“Kalau hujannya lama baru bisa naik air di waduk. Tapi belum bisa dicek langsung karena waduk kita kan besar jadi perlu waktu agar penambahan level air bisa terlihat,” tuturnya. Adapun untuk kondisi waduk saat ini menurut Haidir masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pasokan air ke pelanggan. Dimana tercatat untuk produksi per harinya akan menurunkan ketinggian waduk sekitar 3 cm. Sementara cadangan air yang ada masih mencapai 80% dari kapasitas normal. (zha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *