KPPU Naikan Status Dugaan Kartel Tiket Pesawat, Kargo, Bagasi dan Rangkap Jabatan

Jakarta – Komisioner KPPU Guntur Saragih memberikan penjelasan kepada rekan-rekan media terkait dengan perkembangan isu persaingan usaha terkini dalam acara forum jurnalis hari ini. Hal yang menarik dalam acara tersebut adalah pemberitahuan terkait meningkatnya status dugaan kartel tiket pesawat terbang dari penelitian menjadi penyelidikan. “Hal ini diputuskan dalam Rakom (Rapat Komisi-red) yang baru berlangsung karena ditemukan indikasi-indikasi yang mengarah untuk ditemukannya dua alat bukti dalam dugaan kartel tersebut” ujar Guntur.

Selain penyelidikan dugaan kartel tiket pesawat, KPPU juga meningkatkan status dugaan kartel tarif kargo maskapai dari penelitian ke penyelidikan. Dengan menaikkan status ini, maka KPPU akan dapat memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintakan keterangan dan alat bukti lainnya. Sama halnya dengan dugaan kartel tiket pesawat dan kargo maskapai, KPPU juga menaikkan status penelitian dugaan rangkap jabatan (cross ownership) di Garuda Indonesia dan Sriwijaya menjadi penyelidikan. Hal ini diputuskan setelah KPPU melakukan serangkaian kegiatan penelitian dengan mengumpulkan keterangan dan data yang komprehensif dari Pihak-pihak terkait.

Selain 3 (tiga) penelitian yang naik statusnya menjadi penyelidikan di atas, KPPU juga telah memutuskan dugaan kartel bagasi antar maskapai penerbangan masuk dalam tahap penelitian. Penanganan Perkara di KPPU diatur dalam Peraturan Komisi Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Tata Cara Penanganan Perkara. Selain dari laporan masyarakat, KPPU memiliki kewenangan untuk melakukan penelitian inisiatif terhadap aktivitas bisnis yang diduga melanggar UU No.5 Tahun 1999.(hms/kppu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *