PDAM Prioritaskan Halal Dalam Pengolahan Air

Balikpapan- PDAM Balikpapan berkomitmen memberikan produksi air yang sesuai standar halal dan layak konsumsi. Hal itu sesuai dengan sertifikat halal yang merupakan jaminan mutu atas proses pengolahan air dari air baku hingga sampai ke pelanggan.

Direktur Teknik PDAM Balikpapan, Arief Purnawarman mengatakan PDAM kota Balikpapan sudah lama bekerjasama dengan MUI Kaltim untuk mendapatkan sertifikasi halal dalam pengolahan air PDAM. Dimana pihak MUI melaksanakan audit terlebih dahulu sebelum memberikan sertifikasi halal.

“Kami pastikan bahwa produk yang dihasilkan PDAM tidak terkontaminasi najis dan penerapan sistem halal sendiri merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghasilkan produk yang halal. Mengingat PDAM merupakan perusahaan operator penyedia air bagi warga yang ada di Balikpapan,” ujarnya.

Bahkan lanjut Arief, PDAM Kota Balikpapan telah memegang sertifikat Sistem Jaminan Halal sejak tahun 2012. Maka dari itu PDAM Kota Balikpapan harus mampu mempertahankan predikat tersebut agar lebih berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan ditiru oleh PDAM daerah lainnya.

“Hingga kini baru kami yang punya sertifikat halal PDAM dari total 15 PDAM yang beroperasi di Kaltim dan Kaltara,” jelasnya.

Untuk itu, Arief meminta pelanggan PDAM untuk tidak ragu dalam penggunaan air yang diproduksi oleh instalasi pengolahan air milik PDAM. Sebab air PDAM tetap layak dan halal untuk dikonsumsi oleh warga sesuai komitmen dari manajemen PDAM bersama direksi PDAM.

“Jika ada pihak yang meragukan kehalalan air kami. Silahkan untuk melakukan audit dengan melibatkan lembaga independen seperti MUI dan lembaga lainnya. insyaAllah kami siap,” tutupnya. (*Hms PDAM/ana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *