PDAM Rugi 5 Juta Untuk Tiap Kasus Pencurian Air
Balikpapan- PDAM kota Balikpapan diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 5 juta untuk setiap kasus pencurian air yang dilakukan oknum warga.
Kepada KanalKaltim.com, Dirut PDAM, Haidir Effendi mengakui cukup banyaknya kasus pencurian air di Balikpapan. Hanya saja masih belum tertangkap tangan oleh pihaknya. Sehingga perlu dilakukan analisa lapangan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kita masih analisa data dulu sebelum ke lapangannya dan juga sudah terbentuk tim untuk menangani hal itu,” jelas Haidir. Bahkan oknum pencurian air sudah dilaporkan ke kepolisian untuk diproses secara hukum karena tidak mau mengikuti prosedur dan merugikan PDAM.
Saat ditanya tentang besaran kerugian yang dilamai PDAM dari kasus pencurian yang terjadi, Haidir menilai sekitar Rp 5 juta untuk setiap kasus. Di mana pihak PDAM harus menanggung biaya perbaikan pipa distribusi yang ada di lokasi pencurian.
Haidir menjelaskan, alasan mereka mencuri air yakni dikarenakan tidak ingin membayar upah pemasangan dan terkesan lebih murah biaya pengeluarannya. Karena seperti diketahui, biaya pemasangan baru yakni sebesar Rp 2.476.600. (zha)
