Pemerintah Terus Kembangkan Kanal Pembayaran PBB

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) telah menyediakan berbagai kanal pembayaran termasuk bank, gerai layanan dan platform digital. Hal ini sebagai bentuk kemudahan cara pembayaran dan mencegah kepadatan antrean warga di loket bank.

Kepala Sub Bidang Perencanaan BPPDRD Balikpapan, Sugi Suryatari mengatakan saat ini akses pembayaran yang ada semakin mudah dan beragam. Ia menilai kemudahan itu seharusnya dapat menghilangkan alasan akses menjadi kendala pembayaran bagi wajib pajak. “Semuanya sudah mudah. Tinggal pilih kanal yang paling nyaman. Yang penting jangan menunggu Desember, karena antrean biasanya membludak,” ujarnya, Senin (17/11).

Saat ini, lanjut Sugi, BPPDRD mencatat minat warga untuk menggunakan kanal pembayaran non-tunai dan digital meningkat dalam dua tahun terakhir. Pemerintah menyediakan jalur pembayaran melalui sejumlah bank kerja sama, gerai layanan pembayaran hingga platform digital dan marketplace yang populer.

Pilihan kanal pembayaran ini membuat warga dapat menyelesaikan PBB kapan saja tanpa harus datang ke kantor pemerintah. Idham menyebut fitur pembayaran digital ini mampu memangkas waktu antre hingga 90 persen dibandingkan pembayaran tatap muka.

“Kami ingin mempermudah masyarakat. Sekarang bisa bayar lewat bank, minimarket, atau aplikasi digital. Tidak perlu antre lama-lama seperti dulu. Tinggal buka HP akses aplikasi dan bayar,” katanya.

Untuk menghindari penumpukan menjelang akhir tahun, Sugi meminta masyarakat memanfaatkan kanal pembayaran lebih awal. Menurutnya, disiplin warga dalam membayar pajak jauh lebih efisien dibandingkan bergantung pada momen akhir tahun yang penuh risiko antrean dan kendala teknis.

“Kami berharap warga lebih disiplin. Kalau bisa bayar hari ini, jangan tunda sampai bulan Desember. Yang jelas ini sudah ada kemudahan dari pemerintah. Tinggal warga saja lagi untuk memanfaatkannya,” tuturnya lagi.

BPPDRD, tambah Sugi, berkomitmen terus memperluas kanal pembayaran, meningkatkan integrasi sistem dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kemudahan pembayaran PBB. Pemerintah menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan memperkuat pemasukan daerah. Apalagi semakin lengkapnya pilihan kanal pembayaran, dirinya optimistis tingkat kepatuhan pajak di Balikpapan akan terus meningkat.

“Kenyamanan sudah kami siapkan. Sekarang tinggal komitmen warga untuk segera membayar,” pungkasnya. (man)