Pemkot Dorong Percepatan Digitalisasi Layanan
Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan menjadikan transformasi digital sebagai bentuk perjuangan masa kini untuk memajukan daerah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, efisien dan transparan. Sekaligus memperkuat sektor perekonomian berbasis teknologi.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, kemajuan teknologi bukan lagi pilihan melainkan keharusan. Pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat harus bergerak bersama memanfaatkan potensi digital untuk mempercepat pembangunan kota. Apalagi dirinya terus berupaya menjadinya kota minyak sebagai smartcity.
“Transformasi digital adalah bentuk perjuangan zaman sekarang. Kalau dulu para pahlawan berjuang dengan senjata, kini kita berjuang dengan inovasi, kreativitas, dan kemampuan teknologi,” ujarnya di sela peringatan hari pahlawan, Senin (10/11).
Rahmad menjelaskan, perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan daya saing. Ia menilai digitalisasi mampu mempercepat proses pelayanan publik, memperluas akses ekonomi dan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat.
“Teknologi membuat banyak hal menjadi lebih efisien. Layanan publik bisa diakses lebih cepat, pelaku UMKM bisa menjangkau pasar lebih luas, dan masyarakat mendapat kemudahan dalam berbagai urusan,” jelasnya.
Namun, Rahmad mengingatkan, kemajuan digital tidak akan berjalan maksimal tanpa kesiapan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemkot Balikpapan terus mendorong peningkatan literasi digital dan pelatihan bagi aparatur serta masyarakat. Pemerintah Kota Balikpapan juga telah memulai sejumlah program digitalisasi. Mulai dari sistem pelayanan terpadu berbasis aplikasi hingga pengembangan ekosistem ekonomi digital lokal.
“Kita harus menyiapkan SDM yang mampu mengikuti arus digitalisasi. Kalau tidak, kita akan tertinggal. Pemerintah terus berbenah agar layanan publik berbasis digital bisa berjalan optimal,” tuturnya lagi.
Rahmad juga mengajak generasi muda Balikpapan untuk menjadikan teknologi sebagai alat perjuangan baru. Menurutnya, semangat kepahlawanan masa kini bisa diwujudkan dengan karya, inovasi dan kontribusi positif melalui dunia digital. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan Balikpapan sebagai kota modern yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Anak muda Balikpapan harus berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk kebaikan. Inilah cara kita meneruskan semangat para pahlawan di era modern. Digitalisasi itu bukan sekadar tren tapi sudah jadi kebutuhan,” tambahnya. (man)
